Langsung ke konten utama

Blogger dan Segala Kontennya

Terus terang saja, menjadi seorang blogger itu susah-susah gampang. Kalau jaman dulu ketika belum ada smartphone dan media sosial yang begitu bejibun seperti sekarang, mungkin mudah saja meraih suatu popularitas di kancah per-blogging-an dan menduduki salah satu peringkat terbaik di antara top blogger nusantara atau bahkan dunia.

Tapi, ini jaman sudah berubah, dan dampak dari perubahan itu turut mempengaruhi beberapa aspek kecil bagi kami para blogger. Terutama jika ingin meraih sebuah popularitas di dunia maya. Mungkin, bisa lebih sederhana namun harus dibarengi dengan beberapa aspek pendukung yang bisa dibilang ribet.

Ribetnya dunia blogger itu ternyata adalah sesuatu yang memang bener-bener ribet ketika kau sama sekali tidak mengerti tentang sistematisasi network atau jaringan--dan kemungkinan besar juga erat kaitannya dengan besarnya kocek yang kau miliki.

Contohnya saja Alexa. Beberapa tahun yang lalu, ketika saya mendaftar disana demi menaikkan rank blog; sungguh mudah dan gratis (bukannya berbayar seperti sekarang). Pun, proses untuk mendapatkan rank blog pun langsung bisa dilihat secara global--meski pada tahun itu rank blog saya bisa dikatakan masih di level bawah.

Namun, sungguh sayang, saat ini ketika saya ingin mengulang semuanya dengan cara yang sama, semuanya tak lagi sama. Banyak perubahan disana-sini yang sebagian besar saya sendiri tidak mengikuti update mereka. Dan, yang sungguh sangat disayangkan adalah penerapan akun berbayar yang harus dilakukan sebelum memulai proses checking rank untuk worldwide.

Seperti yang diketahui bahwa tipikal masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang susah untuk diajak modern dengan sedikit 'pengorbanan'--dalam hal ini sedikit merogoh kocek. Sehingga, mungkin saja, ketika ada blogger yang ingin mencoba bergabung dalam kancah perebutan rank, akan mundur secara perlahan karena sebuah-kebijakan-yang-tidak-bijak-ini.

Saya contohnya. Bisa dibilang, saya bukan pendatang dalam dunia per-blogging-an. Saya pun (sebenarnya) sudah memiliki akun Alexa. Namun, karena saya memiliki banyak email dan kata kunci, ketika saya akan mengakses akun Alexa saya sendiri dan saya lupa keduanya, maka saya pun mencoba untuk mendaftar ulang.

Di sinilah masalah mulai muncul. Oh God!! 
Rasanya saya ingin menangis saat itu juga.

Tapi, saya tidak menyerah begitu saja. Saya akan terus mencari beberapa platform pengganti yang serupa dengan yang saya jabarkan di atas, namun yang tidak berbayar tentunya. Saya akan memposting di blog ini pada postingan berikutnya ketika saya sudah mendapatkannya. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Donor Darah

Jiwa sosialku mungkin memang sudah tumbuh sejak aku masih remaja. Sejak dulu aku ingin sekali menyumbangkan darahku bagi siapapun yang membutuhkannya. Golongan darahku AB yang notabene-nya hanya recipien universal,  yang artinya golongan darah ini hanya bisa menerima donor darah dari golongan darah yang lainnya. Jadi, kecil kemungkinan golongan darah ini bisa disumbangkan kepada orang lain jika tidak benar-benar ada golongan darah yang sama yang juga sedang membutuhkannya. Tapi, it's okay-lah, menyumbangkan darah itu sehat dan merupakan tindakan mulia. Benar, kan?
Donor darah itu sama saja dengan memberikan sebagian darah yang ada di dalam tubuh kita untuk orang lain yang membutuhkan bantuan sumbangan darah. Sehingga, semakin banyak persediaan sebuah rumah sakit akan darah, maka akan semakin bagus, karena darah-darah itu nantinya akan sangat-sangat berguna sekali bagi pasien-pasien mereka. 
Adapun syarat-syarat umum seorang calon pendonor darah dan siapa mereka-mereka yang tidak dip…

Premonition or Deja Vu?

Manusia memiliki indera paling lengkap diantara semua makhluk yang Tuhan ciptakan. Tapi, diantara manusia-manusia itu ada yang memiliki 'bakat' lebih, yang tidak dimiliki manusia-manusia lainnya. Dan, bakat itu bisa bermacam-macam bentuknya. Salah satunya adalah penglihatan masa depan atau yang biasa disebut dengan premonition, yang terkadang memiliki pengertian rancu di masyarakat. Pengertian pastinya pun aku juga susah menemukannya. Aku hanya bisa menemukan artinya : pertanda.
Mungkin sudah banyak yang menulis tentang premonition ini. Tapi pastinya, premonition yang dialami mereka dan yang aku alami berbeda. Kenapa bisa berbeda? Pada dasarnya, sebenarnya, tiap-tiap manusia pasti pernah sekali waktu mengalaminya. Premonition mirip dengan mimpi. Jadi, mereka-mereka yang tidak menyadarinya akan menyangka bahwa apa yang baru saja dialaminya itu adalah bagian dari mimpi.
Premonition biasanya berkaitan dengan alam bawah sadar. Jika kalian pernah menonton film "Final Destination…

Deadline Akhir Bulan

Kalau dengar kata 'deadline' itu berarti artinya urgent alias semua harus serbacepat supaya pekerjaan tidak terbengkalai dan segala sesuatunya bisa tertangani dengan baik. Aku sendiri sebenarnya kurang suka dengan yang namanya deadline. Pasalnya, sederhana saja, kalau pekerjaan bisa diselesaikan sejak awal, kenapa tidak dilakukan? Giliran mendekati batas akhir baru semuanya kalang-kabut seperti kebakaran jenggot. Iya kalau apa yang dikerjakan sudah seratus persen benar, kalau ada salah atau kurang mungkin, istilah deadline hanya tinggal istilah saja, bukan? Pada akhirnya, semuanya akan sia-sia.
Pekerjaanku sebagai customer service selalu menuntutku untuk melayani setiap pertanyaan customer dan menjelaskan kepada mereka prosedur pemakaian jasa perusahaan pelayaran internasional tempatku bekerja. Pekerjaan ini memang impianku sejak aku duduk di bangku kuliah. Bisa bekerja di perusahaan asing yang memiliki reputasi bagus. Tapi, resiko yang harus aku jalani memang cukup menguras te…