Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

New Year within Working Days

Sama sekali tidak terasa bahwa tahun sudah akan berganti ( lagi ). Jika beberapa tahun lalu saya ( dan mungkin sebagian kelompok masyarakat juga sependapat ) memiliki lusinan daftar resolusi yang saya lakukan hanya untuk gegaya atau ikut-ikutan tren di masa itu, kali ini saya tak akan menghabiskan waktu saya berkutat dengan resolusi atau rencana apa pun yang semata hanya sebuah hitam di atas putih yang tak lebih dari rangkaian kata demi kata yang tak satu pun tercapai.  Mungkin saya akan memusatkan perhatian saya kepada hal-hal kecil yang sebelumnya saya pandang hanya sebelah mata. Bukan tanpa alasan, namun memang saya tak pernah meletakkan harapan yang terlalu tinggi pada apa yang sedang saya rintis sendiri. Bukan juga tentang kepercayaan diri yang memang rasanya selalu menjadi musuh terbesar ketika saya memiliki ide, apapun itu. Namun, ini lebih kepada prospek bisnis dan peluang pasar yang sangat majemuk. Kau tidak akan pernah bisa menebak apa yang orang inginkan yang menjadi kebutuh

Hobi yang Menyenangkan

Memiliki sebuah hobi sebenarnya sungguh bermanfaat. Itu jika kita bisa memperlakukan apa yang menjadi hobi kita dengan semestinya. Jangan lantas berpikir bahwa memiliki hobi bermain game adalah hobi yang hanya membuang-buang waktu. Tentu saja tidak jika kita bisa menjadikan hobi nge- game itu dengan maksimal. Mungkin saja ada seorang pembuat game yang tertarik dengan hobi kita lantas menyewa jasa kita untuk menguji coba game buatannya apakah game itu cukup menantang atau hanya berada di level biasa-biasa saja sebelum game itu dirilis. Honornya? Jangan tanya. Lebih besar dari yang mungkin pernah kau bayangkan.  Kemudian, memiliki hobi memancing? Hapus dulu paradigma mengenai hobi memancing yang diplot hanyalah hobi seorang pemalas. Kau tahu? Di era digital seperti ini apapun bisa menjadi ladang uang jika kau pandai dalam mengolahnya. Terkait dengan hobi memancing, kau tentu ingat dengan kisah Nemo dan Dori dalam film animasi 'Finding Nemo', bukan? Bisa saja seorang ahli ke

7 Spots Paling Spektakuler di Labuan Bajo

Liburan panjang akan segera tiba dan jika ditelusuri dengan lebih cermat dan seksama, Indonesia sebenarnya merupakan salah satu negara yang memiliki tujuan wisata yang paling unik dan banyak yang belum diketahui oleh masyarakat luas. Biasanya sebuah tempat wisata bisa menjadi populer dan dikenal banyak orang dikarenakan informasi dari mulut ke mulut yang kemudian berkembang menjadi sebuah tujuan favorit.  Lalu, tujuan wisata seperti apa yang cocok untuk liburan akhir tahun nanti? Bingung menentukan pilihan? Sekedar saran saja, Labuan Bajo merupakan tujuan wisata yang wajib dipertimbangkan. Mengapa demikian? Akan saya jelaskan beberapa spot menarik dari wisata Labuan Bajo dengan disertai gambar di bawah ini.  Selain menentukan lokasi tujuan wisata, yang juga harus dipertimbangkan berikutnya adalah akomodasi perjalanan dan biaya yang harus dikeluarkan untuk menuju ke sana. Tidak perlu khawatir, karena berwisata ke tempat unik dan eksotis tidak perlu biaya yang mahal. Sebagai

Take a Risk

Istilah ' take a risk ' mungkin sudah lumayan familiar di telinga masyarakat, yang artinya adalah mengambil sebuah resiko dalam setiap tindakan yang kita lakukan, apapun itu--baik dalam hal bisnis maupun non bisnis.  Terkadang manusia lupa bahwa hidup itu membutuhkan sebuah variasi, agar sedikit memiliki warna. Yah, kau tahu, hidup sudah sangat rumit dan sulit di nalar oleh segumpal kecil otak manusia. Akal manusia yang oleh Tuhan diciptakan lebih baik dibandingkan dengan makhluk hidup lainnya di Bumi ini tetap tak mampu menguak misteri alam yang begitu luas dan kompleks.  Variasi hidup bisa berasal dari mana saja, tergantung dari masing-masing individu yang melakukannya sebagai bentuk dari pengambilan resiko atas nama pribadi. Sebagai contoh saja, seseorang ingin mencapai tujuan tertentu meskipun ia tahu hal itu mungkin saja akan sulit dilakukan dan serentetan ranjau darat siap menghalangi langkah kakinya. Tapi seseorang itu tak memedulikannya. Kaki-kakinya terus melangkah mes

Blogger Tampilan Baru?

Setelah lama tak membuka blog, saya baru menyadari bahwa tampilan blog ini berubah. Haha, yaa, berubah menjadi sesuatu yang baru dan sedap dipandang mata. Memang harus ada sebuah pembaruan atau setidaknya perubahan pada salah satu dari sekian banyak komponen dengan maksud agar pengunjung situs tidak bosan.  Rentang lamanya saya tidak menulis blog ini bukan karena saya malas membuka, melainkan karena waktu yang tidak memungkinkan saya untuk menuliskan sesuatu di sini. Tapi, ketika waktu seakan telah bersahabat dengan saya, maka tak ada yang tak mungkin. Mungkin memang tak ada hubungannya dengan tampilan baru blogger , karena memang itu tergantung dari masing-masing individu. Saya pribadi mungkin akan menulis jika suasana hati saya sedang baik, karena menurut saya takkan ada gunanya menulis dalam keadaan hati yang sedang gundah yang hanya akan memperburuk tulisan yang akan dihasilkan nantinya. And, here I come... 

Mencuri Perhatian

Bekerja selama 8 jam sehari agaknya lumayan membuat punggung saya seolah seperti memikul beban seberat beberapa kilogram yang mungkin hanya mampu dilakukan jika empat hingga lima orang atau lebih. Tapi, itu hanya sekilas yang nampak oleh mata. Pekerjaan yang lebih dari beban-beban semacam itu mungkin bisa dikatakan sebagai 'kulit luarnya' saja, selebihnya pekerjaan yang sesungguhnya benar-benar mengharuskan saya untuk mengerahkan seluruh tenaga saya, semampu saya. Dan, bagi saya, itu menyenangkan. Serius, itu menyenangkan.  Pekerjaan-pekerjaan itu cukup mencuri perhatian saya. Mungkin bisa dikata bahwa saya mungkin bukan tipe seseorang yang gila bekerja atau yang semacamnya. Tapi, saya menikmatinya. Menikmati kesepuluh jemari saya menari-nari di atas keyboard komputer mengetikkan kata demi kata demi membentuk sebuah dokumen.  Ditambah lagi dengan teman-teman saya yang juga menyenangkan. Bisa dibilang saya memang tipikal pencinta humor, dan tak jarang juga tanpa sengaja saya pu

July's Article at Office

Beberapa waktu lalu, kantor saya menerbitkan sebuah buletin bulanan yang isinya santai namun sarat akan motivasi dan bermacam-macam tips serta inspirasi. Menurut saya, buletin itu sangat bagus dan bermanfaat. Buletin yang bukan hanya berisi tentang seluk-beluk kantor saja, melainkan banyak hal yang ada di sekitar kita, yang sering dialami oleh masyarakat pada umumnya. Sejak dulu saya memang mencintai dunia kepenulisan, dan saya pikir ini adalah waktu yang tepat bagi saya untuk menumpahkan kemampuan menulis yang saya miliki, sekaligus mengasahnya. Namun, saya akui, mencari sebuah inspirasi itu tidak mudah. Saya sering membaca beberapa kisah perjalanan seorang penulis demi menciptakan sebuah mahakarya yang sangat indah. Dan, inspirasi yang mereka dapatkan pun juga tidak mudah. Mereka sampai harus rela merogoh kocek yang lumayan demi mendapatkan sebuah perjalanan yang mengesankan yang dapat mereka tuangkan dalam sebuah tulisan. Mencari sebuah inspirasi memang bervariasi. Kisah yang saya p

Back to Nature

Sebuah perayaan hari besar atau yang sering orang bilang dengan hari raya merupakan sesuatu yang sakral dan lekat sekali dengan kehidupan manusia. Tak dapat dipungkiri suka atau tidak, sebuah perayaan itu memang akan selalu dilakukan dan tak pernah alpa untuk segala sesuatunya.  Sama halnya seperti perayaan hari raya Lebaran yang begitu kental dengan tradisi masyarakat Indonesia. Tradisi pulang ke kampung halaman yang tak pernah terlupa senantiasa menghiasi meriahnya perayaan ini. Alhasil--kau tahu--kau akan bisa menghitung berapa banyak kendaraan yang melintas di area jalanan ibukota yang biasanya selalu macet kini sungguh-sungguh lengang, sampai-sampai kau mungkin bisa menggunakan jalanan itu untuk bermain bola. Saking sepinya!  Urbanisasi . Hal inilah yang menjadi satu-satunya alasan mengapa jalanan ibukota begitu sepi dan sangat jarang sekali ditemui kendaraan melintas seperti apa yang terjadi disaat hari-hari sibuk dimulai, seperti biasanya.  Namun, memang seperti itulah yang dina

Tradisi yang Tak Pernah Berubah

Indonesia adalah negeri yang unik--setidaknya begitu kata orang dari berbagai penjuru dunia. Indonesia memiliki beraneka ragam budaya yang tidak ditemui di belahan negeri mana pun. Beranekaragamnya budaya dan ras suku bangsa itulah yang menjadikan Indonesia sebagai negeri yang unik. Mungkin bagi sebagian orang hanya menganggap bahwa Indonesia hanya sebelah mata saja demi melihat semua keunikan itu--menganggap bahwa suatu negara memang memiliki keunikannya sendiri-sendiri. Namun, apa yang mereka pikirkan adalah salah besar. Ketika mereka mengatahui sisi unik negeri ini yang sesungguhnya, mereka mungkin akan segera menarik ucapannya saat itu juga. Keunikan budaya-budaya itu tentu saja akan melahirkan banyak tradisi yang sangat kental. Semakin banyak suku bangsa yang dimiliki oleh sebuah negeri, maka akan semakin unik sebuah negeri itu dipandang. Mungkin memang tak semata-mata bahwa apa yang tampak diluar sudah pasti bagus di dalam, namun dari sekian banyak kekayaan alam yang dimiliki ol

Saved!

Tak ada yang lebih melegakan ketika kau mendengar bahwa semua masalahmu terselesaikan tanpa merugikan pihak lain. Oke, setidaknya itulah yang terjadi. Setelah sebelumnya aku memiliki bermacam-macam pikiran buruk dan berbagai macam prasangka negatif, oh sudahlah, mungkin aku memang tergolong orang yang terlalu underestimate .  Aku memang tak bisa membohongi diriku sendiri bahwa memang aku khawatir akan membawa dampak yang lebih besar lagi jika tidak segera ditangani--dan, kekhawatiran itu melebihi apapun yang membuatku takut setengah mati hingga nyaris membuat kakiku lemas tanpa daya dan seakan aku tak ingin bertemu siapa pun.  Mungkin memang berlebihan ya, tapi apapun itu harus tetap aku hadapi. Melarikan diri hanya akan membuatku menjadi seorang pengecut, dan aku bukan orang seperti itu. Percayalah, setakut apapun aku, seberat apapun bebanku, aku bukan orang yang mudah menyerah--meski terkadang aku selalu membutuhkan dukungan dari orang-orang yang aku sayangi.  Dan, setelah semua ters

Memaafkan adalah Absolut

Juni, tahun 2016.  Puasa hanya tinggal menghitung hari. Karena hanya tinggal beberapa hari ke depan semua umat muslim akan merayakan hari raya--Lebaran. Menurut saya, sama halnya dengan perayaan Valentine atau hari kasih sayang lainnya yang dirayakan tiap tanggal tertentu. Lantas, jika saya bertanya, ' apakah pada waktu hari dan tanggal itu saja kau merasa sayang terhadap orang tersebut? sedangkan hari-hari sesudahnya kau hanya menganggapnya sebagai hiasan? ', maka tentu jawabannya adalah ' tidak '. Karena, ya memang benar, kodrat hidup manusia adalah makhluk sosial. Maka, bagaimana pun juga, apapun yang dilakukan dengan sengaja atau tidak, akan menimbulkan rasa tidak enak hati dengan sesamanya. Disinilah peran memaafkan dalam artian memaafkan yang absolut diperlukan.  Namun, bukan  hanya memaafkan yang sekedar memaafkan dengan berjabat tangan disertai senyuman ( yang agak memaksa ) lalu pergi dan berlalu begitu saja. Oleh karenanya, saya mengatakan maaf yang absolut ,

Mistaken Identity

Satu kata penyesalan mungkin tak akan dapat menjawab mengapa aku harus mengatakan ini, " Aku menyesal mengapa aku harus ke kantor hari ini tadi..., lalu apa jadinya jika aku tidak berangkat...? Mungkin ini semua takkan terjadi..., ' Aku menyesalkannya. Seakan aku berat melangkahkan kakiku pada awalnya mungkin suatu pertanda, namun tak kuhiraukan. Kupikir aku hanya malas saja seperti biasanya. Tapi aku salah. Dan, inilah kesalahanku.  Satu kesalahan identitas yang kuanggap benar. Tiba-tiba saja aku merasa seolah aku sedang tidak bekerja, dan entah dimana pikiranku saat itu. Apa yang kupikirkan? Apa yang telah kulakukan? Aku seperti kehilangan konsentrasi dan kendaliku. Aku mengakuinya... aku salah--ya, dan kuharap aku masih diberikan kesempatan untuk memperbaikinya.  Sekali lagi...., sekali lagi aku berharap pada sebuah kesempatan, yang aku sendiri merasa kesempatan ini sudah tak ada lagi untukku. Siapa aku? Aku hanyalah manusia yang hanya bisa menuntut tanpa bisa melakukan apa

Aku Hanya Ingin Kamu Tahu

Jika aku selalu mengeluh tentang waktu, maka aku takkan melakukannya lagi. Baiklah, jika apa yang telah kulakukan adalah salah, maka aku ingin meminta maaf. Manusia selalu tak pernah jauh dari kesalahan selama napas masih berhembus. Aku tak sepantasnya menghujat apa yang bukan menjadi bagian dari wewenangku. Pada akhirnya, aku tersadar bahwa aku hanyalah manusia biasa tanpa memiliki kelebihan yang cukup berarti.  Ketika aku dihadapkan pada sebuah pilihan yang menurutku tak pernah mudah, aku tahu, pilihanku hanya ada dua--memilih atau tidak sama sekali. Tapi, aku tahu apa yang terbaik untukku. Dan, pilihanku tak pernah salah. Pilihanku adalah kamu. Mungkin kamu berpikir bahwa aku terlalu berlebihan hingga aku menuliskan ini untukmu. Tidak! Aku tak pernah seperti ini sebelumnya. Mencintaimu, adalah hal tersulit yang pernah aku lakukan. Mencintaimu tak pernah semudah aku mengganti sepatu kerjaku setiap hari. Mencintaimu lebih dari segalanya. Seandainya pun Tuhan memberiku sebuah kelebihan

Memilih Tujuan Wisata Sesuai Kepribadian

Lebaran akan segera tiba. Bagi warga pendatang di sebuah kota besar umumnya akan mempersiapkan diri untuk pulang ke kampung halaman masing-masing demi memenuhi kewajiban bersilahturahim. Namun, bagi mereka yang tidak memiliki kampung halaman alias warga asli suatu kota tertentu, pasti akan memikirkan sebuah destinasi wisata untuk menghabiskan waktu berlibur yang lumayan panjang. Begitu banyak situs yang menyediakan referensi destinasi wisata bagi masyarakat penggila traveling . Bermacam-macam situs yang dapat dijadikan panduan traveling dengan berbagai macam pilihan paket wisata, dan pilihan budget . Mulai dari paket wisata dengan budget kecil atau pas-pasan hingga sebuah paket wisata dengan budget berlebih yang lengkap dengan akomodasi transportasi sebagai akses menuju ke lokasi yang dimaksud.  Namun, tahukah kalian bahwa sebuah destinasi wisata bisa juga lho disesuaikan dengan karakter atau kepribadian kalian. Tiap-tiap manusia pasti memiliki kepribadian masing-masing yang tidak

Tumblr Diblokir?

Beberapa waktu lalu saya mencoba membuka akun Tumblr yang telah saya miliki sejak beberapa tahun lalu, meski mungkin saya jarang memakainya karena sesuatu hal. Namun, saya tidak mengerti apa yang terjadi dengan akun tersebut, yang jelas susah sekali akses untuk menuju kesana. Alih-alih berpikir bahwa mungkin saja paket internet saya habis atau jaringan internet di daerah saya sedang tidak bersahabat, saya malah mendapati sebuah berita bahwa akun Tumblr akan ditutup. Benarkah??  Berita yang saya temukan itu memang bukan berita terbaru. Berita itu ditulis oleh sebuah website sekitar empat bulan yang lalu, yang mengatakan bahwa Tumblr akan diblokir . Mau tidak mau saya terpaksa mengait-ngaitkan hal ini dengan susahnya saya mengakses situs tersebut beberapa hari terakhir. Mungkin memang benar Tumblr akan menemui ajalnya. Tapi, pertanyaan saya hanya satu:  kenapa?! Saya lihat selama ini Tumblr tidak pernah melanggar apa yang menjadi larangan sebuah situs beredar di Indonesia , terutama u

Depression

Bagaimana terjadinya sebuah depresi, tentunya setiap orang memiliki porsinya masing-masing. Aku tak pernah berpikir ( dan seharusnya aku menyadari ) bahwa separuh perjalanan hidupku hanya dipenuhi dengan hal-hal yang membuatku merasakan depresi, hanya saja frekuensinya tidak terlalu mengkhawatirkan.  Aku..., terus terang saja aku bosan dengan ini semua. Rasanya aku sudah cukup mengalah dengan apapun yang disodorkan padaku, dan aku menerimanya dengan lapang dada. Kau tahu? Tak ada seorang pun yang bisa mempelajari apa arti kata 'ikhlas' dengan tingkat pemahaman yang benar-benar tepat. Pun, juga diriku. Aku masih dalam tahap belajar menerima semua ini dengan ikhlas. Aku berusaha memahami apa yang menjadi kewajibanku saat ini dengan sungguh-sungguh. Tapi, mengapa masih saja ada yang tidak suka dengan apa yang telah aku lakukan ( yang berusaha aku lakukan dengan sebaik mungkin ) dan mencela segala apa yang telah berusaha aku lakukan dengan ( kupikir ) nyaris tanpa cela? Apa aku mel

Sempurna

Tak akan habis sebuah menit dan detik ketika seseorang membicarakan tentang sebuah kesempurnaan yang tiada pernah didapatkan satu alat ukur yang pasti. Manusia--meski dengan kelebihan apapun yang mungkin dimiliki--takkan pernah bisa melakukannya dengan benar-benar akurat. Karena memang sebuah kesempurnaan itu sendiri yang sifatnya universal.  Begitu banyak versi yang mengatakan tentang sebuah kesempurnaan, yang selalu berbeda-beda jika kita menanyakannya kepada beberapa orang. Apa sih yang menyebabkan seseorang dikatakan sempurna? Jika cantik atau ganteng? Jika pandai? Jika mampu meraih gelar tertinggi hanya dalam hitungan menit? Jika, jika, dan jika. Dan, selalu 'jika' tanpa pernah ada yang 'pasti'. Kategori sempurna yang diinginkan manusia selalu akan berbeda, karena manusia itu sendiri adalah makhluk yang majemuk--bervariasi dan memiliki perbedaan tertentu. Mungkin kesempurnaan pada akhirnya akan berusaha disejajarkan dengan keberuntungan atau 'faktor X' yang

Garden's Party

Kolam buatan yang letaknya di halaman depan Hotel. Satu-satunya akses menuju area hidangan.   Rasanya sudah lama sekali aku tidak melakukan Garden's Party (Pesta Kebun), dan mungkin bahkan tidak pernah sama sekali. Aku tidak seberapa mengingat kapan terakhir kali aku berada dalam sebuah acara pesta kebun. Tapi, yang jelas, bagaimana pun meriahnya pesta yang diadakan jika dilakukan secara outdoor , hasilnya akan selalu lebih baik.  Semalam pun aku memenuhi undangan pesta kebun yang diadakan oleh kantorku. Acara yang dilakukan setelah adzan Maghrib dengan tema 'Berbuka Bersama' itu bertempat di sebuah Hotel Berbintang Lima Hyatt Bumi Surabaya .  Dari luar, Hyatt Hotel ini terkesan klasik dan mewah. Tampak bahwa hotel ini mencoba untuk memperlihatkan 'jati diri'-nya bahwa ia sungguh cocok dijadikan lokasi pengadaan pesta-pesta kecil hingga ( mungkin ) pelaksanaan pre-wedding bagi pasangan yang akan melangsungkan pernikahan. Together with them Benar saja, ketika mema

Jalan Pikiran Pria dan Wanita

Apa sebenarnya yang menjadikan pria dan wanita itu berbeda? Toh, mereka sama-sama manusia makhluk ciptaan Tuhan, kan? Dari segi fisik mungkin adalah aspek yang paling menonjol, karena memang fisik pria lebih kuat dibandingkan wanita, itu jelas.  Tapi, sebenarnya ada banyak hal yang membuat perbedaan itu semakin nyata terlihat. Saat pria dan wanita terlibat sebuah hubungan spesial, maka perbedaan itu mulai terlihat sedikit demi sedikit dan semakin menonjol saat ada perselisihan diantara keduanya. Dan, jika sudah demikian, apa yang kemudian dikeluhkan di wanita?  "Cowok itu rumit! Kenapa sih mereka nggak bisa ngertiin kita dikit aja?!" Mungkin bukan hanya itu saja yang dikeluhkan si wanita. Berbagai macam pertanyaan perihal perilaku pria yang terlihat 'aneh' sudah pasti berkecamuk di benak mereka, yang rata-rata menghujat bahwa sikap pria begitu menjengkelkan dan terkesan acuh. Padahal, memang itulah sifat dasar pria--acuh, namun sebenarnya mereka peduli. Seperti itulah

Why are you My Remedy?

Tak ada satu kisah cinta yang terlarang. Dikatakan terlarang karena cinta itu bukan pada 'tempatnya', atau mungkin cinta itu sendiri yang memang 'tidak diperkenankan' terjalin. Bukan karena sesuatu yang berasal dari cinta, melainkan manusia lah yang membuat cinta seolah kejam dan tidak berperikemanusiaan. Sebenarnya aku sendiri pun tidak seberapa memahami tentang cinta yang terlarang. Apa yang dimaksud dengan cinta terlarang? Entahlah. Yang kutahu hanyalah, bahwa kita tidak diijinkan untuk menjalin cinta dan kasih dengan seseorang karena sesuatu hal. Dan, sesuatu hal itu bisa bermakna majemuk, yang terkadang susah untuk diterima oleh akal sehat. Terkadang juga aku menganggap bahwa cinta terlarang itu adalah sebuah tragedi cinta. Atau, mungkin juga tidak se- mainstream itu, namun jika diamati dalam sebuah kehidupan nyata, cinta terlarang bahkan mungkin lebih mengerikan daripada sekedar tragedi. Jika diperhatikan dari sisi kemanusiaan dan banyaknya berita di layar kaca,

Waktu yang Terhenti

Siapa yang suka bertambah usia? No One! Tak ada seorang pun di dunai ini yang ingin bertambah usia, dalam artian, frekuensi alur hidupnya di bumi semakin berkurang. Bahkan, jika manusia diberikan pilihan, mereka pasti akan memilih hidup abadi layaknya vampir .  Iyaa, vampir. Ingat kan kisah cinta Edward Cullen dan Bella Swan dalam novel fenomenal Stephenie Meyer ? Woww!! Itu adalah salah satu kisah cinta favoritku, dimana kisah cinta yang abadi dan hidup yang juga abadi sang vampir. Sayangnya, hidup seperti itu hanya ada dalam dunia khayalan dan mimpi, yang takkan pernah ada di dunia nyata manapun. Bahagia? Mungkin. Tapi, aku tak pernah menganggap bahwa tradisi ulang tahun adalah sebuah tradisi yang 'harus' dirayakan. Aku sayang semua orang. Aku peduli pada siapa pun. Aku tidak pernah membeda-bedakan status. Dan, aku tak pernah meminta apapun pada mereka demi kepentinganku sendiri. Lalu, apa keistimewaan dari sebuah tanggal lahir? Aku hanya ingin membagikan sebuah kebaikan--

Monday Gown

Bukan sebuah hal yang mustahil jika aku uring-uringan setiap tiba hari Senin. Haha, mungkin efek istilah ' I hate Monday ' masih melekat pada diriku yaa. Padahal itu kan istilah bagi anak-anak sekolahan atau kuliah dimana mata kuliah untuk hari itu (biasanya) sedang padat-padatnya. Tapi, bagiku istilah ' I hate Monday ' masih juga berlaku karena ( memang ) pekerjaanku begitu banyak dan bejibun, ditambah pula dengan suasana hatiku yang sedang tidak menentu.  Mungkin karena kelelahan atau apa, tiba-tiba saja mataku begitu berat dan rasanya bagai ditarik ke bawah oleh tangan-tangan setan, sehingga hawa mengantuk menyerangku bertubi-tubi. Tapi, aku berusaha mengatasinya dengan berbagai macam cara, salah satunya adalah mencuci muka. Mendengarkan musik juga bisa menjadi 'obat mujarab' untuk mengusir kantuk yang amat sangat.  Meski tak banyak membantu namun setidaknya lumayan mengurangi rasa kantukku. Dan, pada akhirnya, aku bisa survive dengan senyuman. Sebuah 'k

Alexa Rank

Aahh rasanya sudah lama sekali yaa aku tidak memedulikan alexa-alexa-an, sejak aku jarang 'memberi makan' blog-ku ini ( padahal aku beli domainnya nggak murah, haha, malah curhat! ). Eh tapi serius, aku memang tidak seberapa memedulikan rank seperti yang dikejar oleh para blogger lainnya. No! Aku tidak peduli dengan itu semua. Kalau mendapat rank ya syukur, kalau tidak ya tidak apa-apa. Kecuali, kalau aku membuat blog ini bertujuan untuk kukomersilkan, tapi ini tidak. Aku....hmm, rasanya aku pernah membahasnya di tulisan terdahuluku kalau aku sebenarnya bercita-cita jadi penulis? Haha, yaahh penulis yang tidak tersampaikan niatnya. Jadilah, aku mengelola blog ini, hanya karena aku ingin mengasah kemampuan menulisku saja, tidak lebih. Belakangan kalau aku perhatikan situs alexa rank sudah tidak seperti dulu lagi. Terakhir kali aku membuka situsnya malah harus bayar kalau kita ingin mendaftarkan blog kita. Padahal, dulu setahuku tidak begitu. Ya okelah, situs Alexa memang ber

Bangun dari Tidur Panjang

Akibat dari galau yang berkepanjangan, aku sempat memutuskan hiatus dari dunia per- blogging -an dan sama sekali tak ingin menulis apapun. Otakku seakan mati rasa dan entah apa yang merasukiku, lantas aku membuat segalanya menjadi kacau dan nyaris untuk menutup blog kecil ini. Namun, nyatanya aku tak sampai hati melakukannya. Blog ini telah membawaku ke sebuah dunia yang mungkin aku sendiri takkan mengetahuinya jika aku tidak menulis. Menulis memang bukan satu-satunya yang terpenting, tapi tak dapat kupungkiri bahwa dengan menulis aku bisa menenangkan pikiranku barang sejenak. Melepas penat setelah aku lelah bekerja seharian. Dan, ingatanku masih segar ketika aku menemukan dia, sang belahan jiwa, beberapa tahun yang lalu disini--dengan tulisan ini.  Mungkin, istilah 'bangun dari tidur panjang' adalah yang cocok untukku, daripada istilah 'hiatus' yang sudah terlalu mainstream . Dan, pada kenyataannya, aku masih ada disini bersama blog kecilku yang senantiasa menemani ha