Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2015

Ketika Akhir Bukanlah Sebuah Tujuan

Terkadang, seseorang kerap melupakan tujuan awal mereka melakukan suatu hal. Sebagai contoh saja orang berbelanja di supermarket. Di rumah sebelum berangkat pastinya kita sudah mempersiapkan sebuah daftar belanjaan, apa-apa saja yang kira-kira harus dibeli agar nanti tidak kalap ketika sudah mulai berbelanja. Namun, apa yang terjadi pada kebanyakan orang-orang? Mereka kalap, dan lupa dengan tujuan awal mereka ke supermarket tersebut. Dan parahnya, barang yang terpenting yang seharusnya dibeli malah tidak terbeli. Itulah sebuah fenomena kecil kehidupan di masyarakat. Benarkah demikian? (Kalau iya, berarti aku udah cocok jadi paranormal, haha!)

Sama halnya dengan manusia dan kehidupannya. Manusia diciptakan Tuhan agar mereka menghirup udara di Bumi untuk menggapai semua impian dan tujuannya. Karenanya, itulah sebabnya mengapa ada yang dinamakan dengan 'masa depan'. Masa depan adalah bagian dari sebuah tujuan yang harus diraih oleh manusia. Kau boleh saja bermimpi dan berangan-ang…

Tanya Hatimu

Aku tak pernah ingin berpikir negatif ataupun berprasangka buruk dengan siapapun, terlebih dengan kekasihku sendiri. Karena, manusia yang berpasangan seharusnya harus saling mendukung, kan?
Itulah sebabnya, dibutuhkan hati yang besar dan jiwa yang lapang untuk menerima apapun yang terdengar mustahil untuk diterima dan sejatinya aku sendiri belum pernah mengatasi hatiku untuk hal yang semacam ini. Tapi, kalau ini untuk kebaikan cinta kami di masa depan, apa aku terlihat seperti punya pilihan lain yang lebih baik....selain mendukungnya? 
Okelah, aku takkan lagi mengungkit sesuatu yang membuat segala sesuatunya menjadi tidak baik. Cukup sekali aku melakukan hal bodoh dan aku bersumpah pada diriku sendiri aku takkan mengulanginya. Manusia yang memiliki akal dan pikiran takkan jatuh ke lubang yang sama dua kali. 
Aku hanya perlu bersabar....dan bersabar lagi. Pun, manusia memiliki batas wajar kesabaran, aku tak peduli. Kuanggap itu sebagai ujian kesabaran yang diberikan Tuhan padaku. Dan, ji…