Langsung ke konten utama

Cara Aman Berbelanja Online

Beberapa waktu lalu secara tidak sengaja aku membaca sebuah postingan seseorang tentang penipuan yang terjadi padanya ketika ia melakukan online shopping atau berbelanja online. Terlebih dia menyebutkan sebuah nama toko online dimana aku sering berbelanja disana. Sebut saja nama toko online itu 'XY'. Padahal, tak sekali-dua kali aku melakukan pembelian secara online dan (syukur alhamdulillah) tak ada apapun yang terjadi padaku, juga pada akun bank yang aku gunakan untuk berbelanja. Dan kupikir, memang hanya toko online XY itu yang aku anggap paling aman dan terpercaya diantara sekian banyak toko-toko online yang ada.

Maka, dari wacana itu lantas aku berpikir, bagaimana bisa terjadi penipuan? Pada dasarnya toko online XY hanya berperan sebagai perantara antara penjual dan pembeli. Hal ini dimaksudkan agar transaksi tidak langsung ke penjual, apabila misalkan saja ada penjual yang ingin berlaku curang. Sehingga, tindakan penipuan bisa ditekan. Dan, ketika barang yang kita pesan tidak tersedia cukup stok, maka uang yang telah kita bayarkan tidak akan hilang karena akan kembali ke saldo akun toko online XY milik kita sendiri, yang masih bisa kita gunakan lagi ketika kita melakukan pembelian berikutnya. Sebaliknya, apabila barang yang kita pesan sudah kita terima dengan baik, maka barulah si penjual mendapatkan uang dari hasil penjualannya yang akan ditransfer oleh toko online XY tersebut setelah kita menyatakan bahwa 'barang pesanan sudah diterima' pada akun milik kita. Seperti itulah cara kerjanya. Sebenarnya cukup fair, bukan? Dan, seharusnya pula si pihak pembeli lah yang diuntungkan dalam hal ini.

Sekarang, aku akan menuturkan beberapa hal yang harus diketahui oleh calon pembeli ketika akan berbelanja online, diantaranya :

  1. Pastikan dengan benar bahwa toko online yang dipilih adalah toko online yang terpercaya dan memiliki track record baik di mata masyarakat pencinta online shop. Termasuk di dalamnya, 90% persen pelanggan tidak pernah dikecewakan, cara pembayaran yang aman, memiliki bermacam-macam fasilitas pembayaran sehingga pembeli bisa memilih cara pembayaran mana yang menurut mereka mudah dan tidak merepotkan, serta cek testimonial masyarakat yang pernah menggunakan layanan toko online tersebut.
  2. Cek kelengkapan barang yang dijual di toko online tersebut. Jika, misal, barang sederhana yang biasanya dijual di toko-toko online pada umumnya saja tidak ada disana, bisa jadi itu bukan toko online yang bagus.
  3. Cek kredibilitas toko online tersebut disini. Tulis nama toko online yang akan digunakan untuk transaksi dan cek semua testimonial dari pengalaman orang-orang yang pernah berbelanja disana. Disana kalian juga akan bisa melihat peringkat atau rating seberapa layak toko online tersebut bisa dipercaya.
  4. Lalu, hal penting lain yang juga harus diperhatikan adalah review yang bukan berasal dari internet, melainkan pembicaraan teman-teman dari mulut ke mulut. Dari situ kalian juga akan bisa mendapatkan rekomendasi toko online mana yang menurut mereka bagus dan terpercaya.
  5. Terakhir, jangkauan pengiriman. Tiap-tiap toko online biasanya bekerjasama dengan beberapa jasa pengiriman yang bisa menjangkau seluruh kota atau pulau di Indonesia. Cek dulu jasa pengiriman apa yang bekerjasama dengan toko online tersebut, dan apakah jasa pengiriman tersebut bisa menjangkau ke daerah rumah kalian. Juga, dimana sekiranya jasa pengiriman tersebut memiliki kredibilitas bagus yang tidak akan merusak barang kalian sampai di rumah dengan utuh dan tak rusak sedikit pun. Jangan lupa, cek juga apakah jasa pengiriman tersebut menyediakan asuransi untuk barang elektronik atau tidak. 
Mungkin hanya itu saja yang bisa aku sampaikan. Postingan ini menurut pengalaman pribadi aku sendiri selama berbelanja online dan daerah rumah aku yang terkadang tidak aku temukan ketika aku mengecek salah satu jasa pengiriman yang bekerjasama dengan salah satu toko online saat aku berbelanja, dan aku terpaksa membatalkan transaksiku disana. 

Jadi, jangan takut berbelanja online yaa. Semuanya akan aman dan baik-baik saja kalau kita tahu tips dan triknya agar jauh dari kata penipuan :).

Komentar

  1. gak pernah belanja online, gak yakin aja kalo gak face to face ... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya sih kalau belom pernah sama sekali ya emang ragu. Dulunya juga aku nggak pernah percaya sama online shop, tapi ada satu dan lain hal yang bikin aku terpaksa belanja online dan aku jadi keranjingan karena praktis dan hemat waktu.
      Thank you :)

      Hapus
  2. I visit every day some web sites and sites to read posts,
    however this web site offers quality based content.

    Also visit my website domain ()

    BalasHapus

Posting Komentar

Thank you for your comment.

Postingan populer dari blog ini

Premonition or Deja Vu?

Manusia memiliki indera paling lengkap diantara semua makhluk yang Tuhan ciptakan. Tapi, diantara manusia-manusia itu ada yang memiliki 'bakat' lebih, yang tidak dimiliki manusia-manusia lainnya. Dan, bakat itu bisa bermacam-macam bentuknya. Salah satunya adalah penglihatan masa depan atau yang biasa disebut dengan premonition, yang terkadang memiliki pengertian rancu di masyarakat. Pengertian pastinya pun aku juga susah menemukannya. Aku hanya bisa menemukan artinya : pertanda.
Mungkin sudah banyak yang menulis tentang premonition ini. Tapi pastinya, premonition yang dialami mereka dan yang aku alami berbeda. Kenapa bisa berbeda? Pada dasarnya, sebenarnya, tiap-tiap manusia pasti pernah sekali waktu mengalaminya. Premonition mirip dengan mimpi. Jadi, mereka-mereka yang tidak menyadarinya akan menyangka bahwa apa yang baru saja dialaminya itu adalah bagian dari mimpi.
Premonition biasanya berkaitan dengan alam bawah sadar. Jika kalian pernah menonton film "Final Destination…

Donor Darah

Jiwa sosialku mungkin memang sudah tumbuh sejak aku masih remaja. Sejak dulu aku ingin sekali menyumbangkan darahku bagi siapapun yang membutuhkannya. Golongan darahku AB yang notabene-nya hanya recipien universal,  yang artinya golongan darah ini hanya bisa menerima donor darah dari golongan darah yang lainnya. Jadi, kecil kemungkinan golongan darah ini bisa disumbangkan kepada orang lain jika tidak benar-benar ada golongan darah yang sama yang juga sedang membutuhkannya. Tapi, it's okay-lah, menyumbangkan darah itu sehat dan merupakan tindakan mulia. Benar, kan?
Donor darah itu sama saja dengan memberikan sebagian darah yang ada di dalam tubuh kita untuk orang lain yang membutuhkan bantuan sumbangan darah. Sehingga, semakin banyak persediaan sebuah rumah sakit akan darah, maka akan semakin bagus, karena darah-darah itu nantinya akan sangat-sangat berguna sekali bagi pasien-pasien mereka. 
Adapun syarat-syarat umum seorang calon pendonor darah dan siapa mereka-mereka yang tidak dip…

Kapan Ini Berakhir?

Kapankah cobaan ini akan berakhir, Ya Allah. 
Awalnya, kupikir mudah menjalani hidup ini sendirian. Ternyata tidak. Memang, sekuat-kuatnya aku ketika tetap mencoba untuk tersenyum dan tertawa disaat aku ingin menangis, di titik itulah aku merasa sangat rapuh dan kecil. Aku tahu ini cobaan hidupku yang mahaberat, tapi aku tetap berusaha bertahan dan mencoba sekali lagi untuk kuat menghadapinya. 
Manusia seperti aku tidak didesain memiliki mental sekuat baja. Tapi kembali lagi, aku masih punya Allah yang bisa saja dengan mudah menjadikan mentalku yang biasa-biasa saja menjadi sebilah baja yang amat kuat. 
Saat ini, aku memang tengah memiliki masalah keuangan yang cukup serius, dimana aku sendiri tidak tahu kapan semua ini akan berakhir, atau atau bagaimana aku akan bisa menyelesaikannya hingga tanpa ada sisa sedikit pun. 
Ingin rasanya aku menangis (sekeras-kerasnya hingga aku merasa bahwa beban ini akan bisa lenyap dan musnah hanya dengan berteriak), dan berharap aku bisa memutar lagi …