Langsung ke konten utama

Pahlawan-pahlawan Masa Kini

Bulan November mungkin identik dengan Hari Pahlawan. Yes, correct, tapi bukan itu poin pentingnya. Melainkan, jiwa kepahlawanan itu sendiri. Sudahkah kita memilikinya? Tiap orang kujamin pasti ingin menjawab 'sudah', tapi dalam kenyataannya nol sama sekali. Padahal, seorang pahlawan tidak mengenal kata menyerah dan tak ada kata putus asa dalam kamus hidupnya. Jadi, artinya, kalau kita masih terus saja mengeluh, menyerah, pasrah pada nasib, dan malas melakukan sesuatu yang sebenarnya bisa dilakukan dengan cepat tanpa menunda waktu, kita bukanlah seorang pahlawan. Setidaknya, belum bisa dikatakan sebagai seorang pahlawan.

Tiap-tiap manusia seharusnya bisa belajar dari manusia lainnya untuk mendapatkan sebuah pembelajaran baru. Pembelajaran sejenis ini tidak membutuhkan guru layaknya saat kita berada di bangku sekolah atau yang semacamnya. Ini merupakan pembelajaran dari mulut ke mulut yang kita dapatkan saat kita melihat orang lain bisa melakukan hal yang 'lebih' dibandingkan kita. Maka, dari sinilah yang nanti pada akhirnya akan mendatangkan sebuah ilmu baru dan kemandirian.

Hari ini selagi masih dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, yuk kita pupuk jiwa kepahlawanan kita! Indonesia memang bukan negara maju, pun bukan negara terpuruk. Negara kita berada di antaranya. Kalau diibaratkan makanan antara enak dan nggak enak, kita pasti bilangnya 'lumayan', haha, ini gak penting dan cuma pengandaian aja. Maka, kita sebagai bangsa yang memiliki nasionalisme tinggi harus dapat mengembangkan jiwa kreatifitas kita untuk membuat bangsa ini lebih dari sekedar predikat 'lumayan'.

Ini tahun 2014, dan kita adalah pahlawan-pahlawan dan pejuang di tahun 2014, atau bahasa kerennya adalah pahlawan masa kini. Tanpa kita, bangsa ini bukanlah apa-apa, dan tanpa kita pula, bangsa ini tidak akan besar dan mempertahankan presisinya sebagai negara berkembang.

"Selamat Hari Pahlawan 10 November 2014 untuk semuanya!! Jangan pernah menyerah untuk apapun yaa!!" :)

Komentar

  1. setiap ke sini selalu nemu tampilan baru, emanh dhanis rajin dah :)
    selalu ada pahlawan di setiap masa, gitu maksudnya ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, biar nyaman dipandang mata :). Bukan, dalam diri masing-masing orang pastinya ada jiwa kepahlawanan.

      Hapus

Posting Komentar

Thank you for your comment.

Postingan populer dari blog ini

Premonition or Deja Vu?

Manusia memiliki indera paling lengkap diantara semua makhluk yang Tuhan ciptakan. Tapi, diantara manusia-manusia itu ada yang memiliki 'bakat' lebih, yang tidak dimiliki manusia-manusia lainnya. Dan, bakat itu bisa bermacam-macam bentuknya. Salah satunya adalah penglihatan masa depan atau yang biasa disebut dengan premonition, yang terkadang memiliki pengertian rancu di masyarakat. Pengertian pastinya pun aku juga susah menemukannya. Aku hanya bisa menemukan artinya : pertanda.
Mungkin sudah banyak yang menulis tentang premonition ini. Tapi pastinya, premonition yang dialami mereka dan yang aku alami berbeda. Kenapa bisa berbeda? Pada dasarnya, sebenarnya, tiap-tiap manusia pasti pernah sekali waktu mengalaminya. Premonition mirip dengan mimpi. Jadi, mereka-mereka yang tidak menyadarinya akan menyangka bahwa apa yang baru saja dialaminya itu adalah bagian dari mimpi.
Premonition biasanya berkaitan dengan alam bawah sadar. Jika kalian pernah menonton film "Final Destination…

Donor Darah

Jiwa sosialku mungkin memang sudah tumbuh sejak aku masih remaja. Sejak dulu aku ingin sekali menyumbangkan darahku bagi siapapun yang membutuhkannya. Golongan darahku AB yang notabene-nya hanya recipien universal,  yang artinya golongan darah ini hanya bisa menerima donor darah dari golongan darah yang lainnya. Jadi, kecil kemungkinan golongan darah ini bisa disumbangkan kepada orang lain jika tidak benar-benar ada golongan darah yang sama yang juga sedang membutuhkannya. Tapi, it's okay-lah, menyumbangkan darah itu sehat dan merupakan tindakan mulia. Benar, kan?
Donor darah itu sama saja dengan memberikan sebagian darah yang ada di dalam tubuh kita untuk orang lain yang membutuhkan bantuan sumbangan darah. Sehingga, semakin banyak persediaan sebuah rumah sakit akan darah, maka akan semakin bagus, karena darah-darah itu nantinya akan sangat-sangat berguna sekali bagi pasien-pasien mereka. 
Adapun syarat-syarat umum seorang calon pendonor darah dan siapa mereka-mereka yang tidak dip…

Kapan Ini Berakhir?

Kapankah cobaan ini akan berakhir, Ya Allah. 
Awalnya, kupikir mudah menjalani hidup ini sendirian. Ternyata tidak. Memang, sekuat-kuatnya aku ketika tetap mencoba untuk tersenyum dan tertawa disaat aku ingin menangis, di titik itulah aku merasa sangat rapuh dan kecil. Aku tahu ini cobaan hidupku yang mahaberat, tapi aku tetap berusaha bertahan dan mencoba sekali lagi untuk kuat menghadapinya. 
Manusia seperti aku tidak didesain memiliki mental sekuat baja. Tapi kembali lagi, aku masih punya Allah yang bisa saja dengan mudah menjadikan mentalku yang biasa-biasa saja menjadi sebilah baja yang amat kuat. 
Saat ini, aku memang tengah memiliki masalah keuangan yang cukup serius, dimana aku sendiri tidak tahu kapan semua ini akan berakhir, atau atau bagaimana aku akan bisa menyelesaikannya hingga tanpa ada sisa sedikit pun. 
Ingin rasanya aku menangis (sekeras-kerasnya hingga aku merasa bahwa beban ini akan bisa lenyap dan musnah hanya dengan berteriak), dan berharap aku bisa memutar lagi …