Langsung ke konten utama

Heroes at Ourself

Yah, this is November! Siapa yang sangka waktu begitu cepat berlalu? Kalau menurutku, waktu seolah melesat bak pesawat jet, whuusshh!! Tidak peduli apapun yang (mungkin) menghalanginya. Eh, apa yang menghalanginya? Siapa yang ingin menghalangi laju sang waktu? Tentu saja, kita!

Sadarkah kita bahwa selama ini kita 'berperang' dengan waktu? Menanggalkan semua keegoisan kita demi mengejar sesuatu lantaran waktu yang memaksa kita untuk melakukannya? Kukatakan itu salah satu bentuk keegoisan, karena memang tiap-tiap individu memang memiliki sifat-sifat egoisme--hanya saja mungkin porsinya untuk tiap individu berbeda-beda tergantung dari pola hidup yang mereka jalani--sehingga, ketika mereka berkutat dengan waktu dan mengejar impian (katakanlah seperti itu), maka mereka akan menghentikan sementara aktivitas tertentu yang sedang ia lakukan demi meraih impian tersebut, karena ia sadar waktu takkan pernah kembali dan kesempatan emas takkan pula menghampirinya kali kedua. 

Dan, inilah sebuah titik dimana porsi kepahlawanan dalam diri kita diperlihatkan. Dalam arti harfiah, pahlawan tidak melulu diartikan sebagai seseorang pemberani yang mati dalam medan perang. This is a big FALSE! 

Setiap manusia diciptakan dengan komposisi yang nyaris sama, baik dari segi jasmani maupun rohani. Dan, sifat kepahlawanan atau keberanian dalam diri manusia sudah ter-install dengan sempurna sejak kita menginjakkan kaki di dunia ini. Jadi, sungguh tidak dibenarkan jika kita berucap, 'Ini jaman udah merdeka, ngapain sih masih harus perang'? Iya, jaman memang sudah merdeka, tapi ada satu musuh yang masih harus kau perangi : waktu. Dan, sampai kapan pun waktu akan selalu menjadi musuh kita, apabila kita tidak pandai mengelolanya. 

Itulah kenapa aku bilang bahwa ada jiwa kepahlawanan dalam diri kita masing-masing. Karena Tuhan juga menciptakan waktu untuk kita perangi dan menjadikannya musuh kita. See? Kalau kau tidak pandai memanfaatkan jiwa kepahlawananmu untuk memerangi waktu, maka waktu yang akan menaklukkanmu. Rela diperbudak waktu? Jika tidak, maka jadilah pahlawan bagi dirimu sendiri!

Happy November to all of you!! :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Donor Darah

Jiwa sosialku mungkin memang sudah tumbuh sejak aku masih remaja. Sejak dulu aku ingin sekali menyumbangkan darahku bagi siapapun yang membutuhkannya. Golongan darahku AB yang notabene-nya hanya recipien universal,  yang artinya golongan darah ini hanya bisa menerima donor darah dari golongan darah yang lainnya. Jadi, kecil kemungkinan golongan darah ini bisa disumbangkan kepada orang lain jika tidak benar-benar ada golongan darah yang sama yang juga sedang membutuhkannya. Tapi, it's okay-lah, menyumbangkan darah itu sehat dan merupakan tindakan mulia. Benar, kan?
Donor darah itu sama saja dengan memberikan sebagian darah yang ada di dalam tubuh kita untuk orang lain yang membutuhkan bantuan sumbangan darah. Sehingga, semakin banyak persediaan sebuah rumah sakit akan darah, maka akan semakin bagus, karena darah-darah itu nantinya akan sangat-sangat berguna sekali bagi pasien-pasien mereka. 
Adapun syarat-syarat umum seorang calon pendonor darah dan siapa mereka-mereka yang tidak dip…

Premonition or Deja Vu?

Manusia memiliki indera paling lengkap diantara semua makhluk yang Tuhan ciptakan. Tapi, diantara manusia-manusia itu ada yang memiliki 'bakat' lebih, yang tidak dimiliki manusia-manusia lainnya. Dan, bakat itu bisa bermacam-macam bentuknya. Salah satunya adalah penglihatan masa depan atau yang biasa disebut dengan premonition, yang terkadang memiliki pengertian rancu di masyarakat. Pengertian pastinya pun aku juga susah menemukannya. Aku hanya bisa menemukan artinya : pertanda.
Mungkin sudah banyak yang menulis tentang premonition ini. Tapi pastinya, premonition yang dialami mereka dan yang aku alami berbeda. Kenapa bisa berbeda? Pada dasarnya, sebenarnya, tiap-tiap manusia pasti pernah sekali waktu mengalaminya. Premonition mirip dengan mimpi. Jadi, mereka-mereka yang tidak menyadarinya akan menyangka bahwa apa yang baru saja dialaminya itu adalah bagian dari mimpi.
Premonition biasanya berkaitan dengan alam bawah sadar. Jika kalian pernah menonton film "Final Destination…

Deadline Akhir Bulan

Kalau dengar kata 'deadline' itu berarti artinya urgent alias semua harus serbacepat supaya pekerjaan tidak terbengkalai dan segala sesuatunya bisa tertangani dengan baik. Aku sendiri sebenarnya kurang suka dengan yang namanya deadline. Pasalnya, sederhana saja, kalau pekerjaan bisa diselesaikan sejak awal, kenapa tidak dilakukan? Giliran mendekati batas akhir baru semuanya kalang-kabut seperti kebakaran jenggot. Iya kalau apa yang dikerjakan sudah seratus persen benar, kalau ada salah atau kurang mungkin, istilah deadline hanya tinggal istilah saja, bukan? Pada akhirnya, semuanya akan sia-sia.
Pekerjaanku sebagai customer service selalu menuntutku untuk melayani setiap pertanyaan customer dan menjelaskan kepada mereka prosedur pemakaian jasa perusahaan pelayaran internasional tempatku bekerja. Pekerjaan ini memang impianku sejak aku duduk di bangku kuliah. Bisa bekerja di perusahaan asing yang memiliki reputasi bagus. Tapi, resiko yang harus aku jalani memang cukup menguras te…