Langsung ke konten utama

Airmata Yang Terbayarkan

Tak ada yang lebih membahagiakan selain menggantikan airmata dengan senyuman. Bukan nilai airmata yang menjadi sorotanku, tapi 'perjalanan' airmata itu sendiri sehingga bisa menjadi airmata kebahagiaan atau 'airmata yang terbayarkan'.

Kusebut sebagai sebuah 'perjalanan' karena memang tak mudah aku melalui semuanya, jika tak ada yang menguatkanku. Cinta dan Tuhan.

Ya, dua kata itu seolah seperti sihir yang mampu membuatku tegar dan kokoh dalam terpaan badai. Aku mungkin keras kepala dan terlihat 'baik-baik' saja diluar, meski dalam hati aku merasakan sakit luar biasa. Sakit tak tertahankan karena perasaan cinta terdalam yang terluka oleh sayatan pisau mahatajam. Entah bagaimana aku bisa survive, karena yang terlintas kala itu hanyalah satu : mati.

Jika bukan karena cinta yang seolah seperti sudah mendarah-daging, dan karena aku manusia yang masih ber-Tuhan, tulisan ini mungkin takkan tersurat dengan kesepuluh jariku hari ini. Dan, aku mungkin takkan lagi menghirup udara serta menginjakkan kakiku lagi di muka bumi ini. Tapi, tidak. Cinta yang bersemayam di hatiku lebih kuat dari itu semua. Cinta yang membuatku bertahan, meski sebelah kakiku seolah tak lagi menapak tanah.

Dan, seolah terbangun dari rentetan panjang mimpi buruk dan black-hole yang siap menelanku hidup-hidup, aku merasakan tubuhku begitu ringan dan tak ada lagi beban yang kurasakan. 'Sihir' itu benar-benar bekerja. Aku masih hidup.

Airmata yang kuteteskan bukan tidak memiliki makna. Nyatanya, airmata kesedihan itu menjelma menjadi airmata kebahagiaan yang benar-benar memiliki makna yang berbeda. Menyapukan keseluruhan duka dalam palung hati dan membersihkan sukma, menjadikanku sosok yang nyaris sempurna. Aku menyebutnya sebagai 'Keajaiban Cinta'.

"G, kau adalah anugerah terindah yang Tuhan berikan atas setiap doa yang kupanjatkan. Kau adalah 'hadiah' yang diberikan Tuhan atas permohonan dalam setiap tetes airmataku. Terima kasih, Tuhan."

Komentar

  1. Love your inspiring blog :)

    xoxo
    http://singingthumbelina.blogspot.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thank you, Meilina :)
      Have a nice day for you, and thanks for a comment also.

      Hapus
  2. hmmm, siapakah 'G'?
    penasaran aku...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha, kalo kamu scroll blog-ku ke bawah, pasti tau kok siapa 'G',
      atau ntar deh tungguin post-ku berikutnya, nanti aku link-kan ke blognya dia :D
      Thank you for comment yahh... :)

      Hapus

Posting Komentar

Thank you for your comment.

Postingan populer dari blog ini

Donor Darah

Jiwa sosialku mungkin memang sudah tumbuh sejak aku masih remaja. Sejak dulu aku ingin sekali menyumbangkan darahku bagi siapapun yang membutuhkannya. Golongan darahku AB yang notabene-nya hanya recipien universal,  yang artinya golongan darah ini hanya bisa menerima donor darah dari golongan darah yang lainnya. Jadi, kecil kemungkinan golongan darah ini bisa disumbangkan kepada orang lain jika tidak benar-benar ada golongan darah yang sama yang juga sedang membutuhkannya. Tapi, it's okay-lah, menyumbangkan darah itu sehat dan merupakan tindakan mulia. Benar, kan?
Donor darah itu sama saja dengan memberikan sebagian darah yang ada di dalam tubuh kita untuk orang lain yang membutuhkan bantuan sumbangan darah. Sehingga, semakin banyak persediaan sebuah rumah sakit akan darah, maka akan semakin bagus, karena darah-darah itu nantinya akan sangat-sangat berguna sekali bagi pasien-pasien mereka. 
Adapun syarat-syarat umum seorang calon pendonor darah dan siapa mereka-mereka yang tidak dip…

Premonition or Deja Vu?

Manusia memiliki indera paling lengkap diantara semua makhluk yang Tuhan ciptakan. Tapi, diantara manusia-manusia itu ada yang memiliki 'bakat' lebih, yang tidak dimiliki manusia-manusia lainnya. Dan, bakat itu bisa bermacam-macam bentuknya. Salah satunya adalah penglihatan masa depan atau yang biasa disebut dengan premonition, yang terkadang memiliki pengertian rancu di masyarakat. Pengertian pastinya pun aku juga susah menemukannya. Aku hanya bisa menemukan artinya : pertanda.
Mungkin sudah banyak yang menulis tentang premonition ini. Tapi pastinya, premonition yang dialami mereka dan yang aku alami berbeda. Kenapa bisa berbeda? Pada dasarnya, sebenarnya, tiap-tiap manusia pasti pernah sekali waktu mengalaminya. Premonition mirip dengan mimpi. Jadi, mereka-mereka yang tidak menyadarinya akan menyangka bahwa apa yang baru saja dialaminya itu adalah bagian dari mimpi.
Premonition biasanya berkaitan dengan alam bawah sadar. Jika kalian pernah menonton film "Final Destination…

Deadline Akhir Bulan

Kalau dengar kata 'deadline' itu berarti artinya urgent alias semua harus serbacepat supaya pekerjaan tidak terbengkalai dan segala sesuatunya bisa tertangani dengan baik. Aku sendiri sebenarnya kurang suka dengan yang namanya deadline. Pasalnya, sederhana saja, kalau pekerjaan bisa diselesaikan sejak awal, kenapa tidak dilakukan? Giliran mendekati batas akhir baru semuanya kalang-kabut seperti kebakaran jenggot. Iya kalau apa yang dikerjakan sudah seratus persen benar, kalau ada salah atau kurang mungkin, istilah deadline hanya tinggal istilah saja, bukan? Pada akhirnya, semuanya akan sia-sia.
Pekerjaanku sebagai customer service selalu menuntutku untuk melayani setiap pertanyaan customer dan menjelaskan kepada mereka prosedur pemakaian jasa perusahaan pelayaran internasional tempatku bekerja. Pekerjaan ini memang impianku sejak aku duduk di bangku kuliah. Bisa bekerja di perusahaan asing yang memiliki reputasi bagus. Tapi, resiko yang harus aku jalani memang cukup menguras te…