Langsung ke konten utama

Job, Friend, Love


Sekilas kalau baca judulnya, pasti kalian berpikir kalau aku plagiat dari film Julia Roberts yang syutingnya diambil di pulau dewata Bali. Eat, Pray, Love. Ya, kan?

But, trust me, aku sama sekali tidak ada niatan untuk meniru judul itu. Karena memang, tulisan aku kali ini ada hubungannya dengan pekerjaanku, teman-temanku, dan cinta.

Kalau bicara tentang pekerjaan, mau tidak mau ingatanku harus kembali ke sebuah masa dimana aku harus keluar-masuk perusahaan demi menjalani proses wawancara, yang panjang dan melelahkan. Tak jarang juga aku merasa bahwa aku mungkin harus menyerah dan putus asa karenanya. Tapi, ternyata, keinginan hatiku lebih kuat dari yang kubayangkan.

Tahun 2012, kesabaranku berbuah manis. Aku berhasil masuk sebuah perusahaan asing yang bergerak dalam bidang ekspor impor. Masuk perusahaan ini persis seperti yang selalu aku impikan. Dan, aku sungguh sangat bersyukur karenanya.

Bertemu dengan banyak orang-orang baru menuntutku untuk harus selalu bisa memahami lingkungan tempat dimana aku berada. Dan, aku pun memahami bagaimana aku harus bersosialisasi. Mungkin terdengar sepele, tapi semuanya tak semudah yang kubayangkan. Kuncinya hanya satu : bisa membawa diri dengan baik.

Sekarang, ketika aku sudah bisa mengatasi segala problema yang tadinya kupikir aku tak mampu, aku harus dihadapkan dengan kenyataan lain yang aku sendiri belum tahu apa jawabannya.

"Haruskah aku mengundurkan diri demi mengejar sebuah impian dan mencari pekerjaan baru yang dekat dengan impian itu?"

"Ataukah aku harus bertahan disini dan meninggalkan impian diatas impian dan membiarkan impian itu yang 'menghampiriku'?"

Dan, aku benci pada sebuah pilihan...

Ketika pada akhirnya aku harus memilih, aku tahu pilihan itu pastilah yang terbaik untukku dan untuk dia, seseorang yang selalu menghujaniku dengan kata-kata cinta dan semangat setiap kali kakiku melangkah.

"I Love You, G!"

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Komentar

  1. love u too dhanis Eh...
    klo emang ada yang lebih baik kenapa engga dhanis, mumpung masih muda :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha...bilangin mas-nya yaa...?? :))
      Iya sih, bener..bener..
      Thanks yah om..

      Hapus
  2. Make sure that every decisions you would like to make worth every penny, tears and love

    www.msmahadewi.com/2013/12/birthday-giveaway-hbdmsmahadewi.html

    BalasHapus

Posting Komentar

Thank you for your comment.

Postingan populer dari blog ini

Donor Darah

Jiwa sosialku mungkin memang sudah tumbuh sejak aku masih remaja. Sejak dulu aku ingin sekali menyumbangkan darahku bagi siapapun yang membutuhkannya. Golongan darahku AB yang notabene-nya hanya recipien universal,  yang artinya golongan darah ini hanya bisa menerima donor darah dari golongan darah yang lainnya. Jadi, kecil kemungkinan golongan darah ini bisa disumbangkan kepada orang lain jika tidak benar-benar ada golongan darah yang sama yang juga sedang membutuhkannya. Tapi, it's okay-lah, menyumbangkan darah itu sehat dan merupakan tindakan mulia. Benar, kan?
Donor darah itu sama saja dengan memberikan sebagian darah yang ada di dalam tubuh kita untuk orang lain yang membutuhkan bantuan sumbangan darah. Sehingga, semakin banyak persediaan sebuah rumah sakit akan darah, maka akan semakin bagus, karena darah-darah itu nantinya akan sangat-sangat berguna sekali bagi pasien-pasien mereka. 
Adapun syarat-syarat umum seorang calon pendonor darah dan siapa mereka-mereka yang tidak dip…

Premonition or Deja Vu?

Manusia memiliki indera paling lengkap diantara semua makhluk yang Tuhan ciptakan. Tapi, diantara manusia-manusia itu ada yang memiliki 'bakat' lebih, yang tidak dimiliki manusia-manusia lainnya. Dan, bakat itu bisa bermacam-macam bentuknya. Salah satunya adalah penglihatan masa depan atau yang biasa disebut dengan premonition, yang terkadang memiliki pengertian rancu di masyarakat. Pengertian pastinya pun aku juga susah menemukannya. Aku hanya bisa menemukan artinya : pertanda.
Mungkin sudah banyak yang menulis tentang premonition ini. Tapi pastinya, premonition yang dialami mereka dan yang aku alami berbeda. Kenapa bisa berbeda? Pada dasarnya, sebenarnya, tiap-tiap manusia pasti pernah sekali waktu mengalaminya. Premonition mirip dengan mimpi. Jadi, mereka-mereka yang tidak menyadarinya akan menyangka bahwa apa yang baru saja dialaminya itu adalah bagian dari mimpi.
Premonition biasanya berkaitan dengan alam bawah sadar. Jika kalian pernah menonton film "Final Destination…

Deadline Akhir Bulan

Kalau dengar kata 'deadline' itu berarti artinya urgent alias semua harus serbacepat supaya pekerjaan tidak terbengkalai dan segala sesuatunya bisa tertangani dengan baik. Aku sendiri sebenarnya kurang suka dengan yang namanya deadline. Pasalnya, sederhana saja, kalau pekerjaan bisa diselesaikan sejak awal, kenapa tidak dilakukan? Giliran mendekati batas akhir baru semuanya kalang-kabut seperti kebakaran jenggot. Iya kalau apa yang dikerjakan sudah seratus persen benar, kalau ada salah atau kurang mungkin, istilah deadline hanya tinggal istilah saja, bukan? Pada akhirnya, semuanya akan sia-sia.
Pekerjaanku sebagai customer service selalu menuntutku untuk melayani setiap pertanyaan customer dan menjelaskan kepada mereka prosedur pemakaian jasa perusahaan pelayaran internasional tempatku bekerja. Pekerjaan ini memang impianku sejak aku duduk di bangku kuliah. Bisa bekerja di perusahaan asing yang memiliki reputasi bagus. Tapi, resiko yang harus aku jalani memang cukup menguras te…