Langsung ke konten utama

New Hope, New Way, and New Friend

Percayalah, tak ada yang lebih menyenangkan dibandingkan mendapatkan sesuatu yang berlipat di bulan spesialmu. Harapan baru, kehidupan baru, dan teman baru. Apa lagi? Dan terlebih kau akan berulangtahun di hari yang hampir bersamaan. Sungguh indah, bukan?

Itulah aku sekarang.

Seiring dengan berakhirnya airmataku, muncul harapan-harapan baru disana. Mungkin kata-kataku terlalu lugas atau percaya diri, tapi itulah kenyataannya. Aku hanya tak ingin membohongi diri sendiri untuk sesuatu hal yang jelas-jelas terlihat nyata olehku.

Aku hanya tak ingin lagi berkutat dengan orang-orang dengan hati berbohong, atau penuh dendam. Bagiku, dendam, kekerasan, ataupun kebohongan layaknya orang bermain judi. Sekali kau berbuat ketiganya, kau takkan pernah merasa puas. Kau akan kembali untuk mengulanginya lagi, dan lagi.

Mencari seseorang yang benar-benar sempurna pun kau takkan pernah menemukannya di dunia ini, karena manusia memang tak ada yang memiliki hakikat kesempurnaan. Selalu ada sesuatu yang tidak dimiliki oleh manusia yang satu dengan yang lainnya. Tapi, jika ingin mencari sesosok dengan hati yang sabar dan ikhlas, kau akan menemukannya 1 diantara manusia-manusia itu.

"Just listen to your heart."

Komentar

  1. Hi...
    happy birthday dear....
    hope U're fine always...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi, siapapun kamu, makasih buat ucapan ultahnya.. :)

      Hapus

Posting Komentar

Thank you for your comment.

Postingan populer dari blog ini

Premonition or Deja Vu?

Manusia memiliki indera paling lengkap diantara semua makhluk yang Tuhan ciptakan. Tapi, diantara manusia-manusia itu ada yang memiliki 'bakat' lebih, yang tidak dimiliki manusia-manusia lainnya. Dan, bakat itu bisa bermacam-macam bentuknya. Salah satunya adalah penglihatan masa depan atau yang biasa disebut dengan premonition, yang terkadang memiliki pengertian rancu di masyarakat. Pengertian pastinya pun aku juga susah menemukannya. Aku hanya bisa menemukan artinya : pertanda.
Mungkin sudah banyak yang menulis tentang premonition ini. Tapi pastinya, premonition yang dialami mereka dan yang aku alami berbeda. Kenapa bisa berbeda? Pada dasarnya, sebenarnya, tiap-tiap manusia pasti pernah sekali waktu mengalaminya. Premonition mirip dengan mimpi. Jadi, mereka-mereka yang tidak menyadarinya akan menyangka bahwa apa yang baru saja dialaminya itu adalah bagian dari mimpi.
Premonition biasanya berkaitan dengan alam bawah sadar. Jika kalian pernah menonton film "Final Destination…

Donor Darah

Jiwa sosialku mungkin memang sudah tumbuh sejak aku masih remaja. Sejak dulu aku ingin sekali menyumbangkan darahku bagi siapapun yang membutuhkannya. Golongan darahku AB yang notabene-nya hanya recipien universal,  yang artinya golongan darah ini hanya bisa menerima donor darah dari golongan darah yang lainnya. Jadi, kecil kemungkinan golongan darah ini bisa disumbangkan kepada orang lain jika tidak benar-benar ada golongan darah yang sama yang juga sedang membutuhkannya. Tapi, it's okay-lah, menyumbangkan darah itu sehat dan merupakan tindakan mulia. Benar, kan?
Donor darah itu sama saja dengan memberikan sebagian darah yang ada di dalam tubuh kita untuk orang lain yang membutuhkan bantuan sumbangan darah. Sehingga, semakin banyak persediaan sebuah rumah sakit akan darah, maka akan semakin bagus, karena darah-darah itu nantinya akan sangat-sangat berguna sekali bagi pasien-pasien mereka. 
Adapun syarat-syarat umum seorang calon pendonor darah dan siapa mereka-mereka yang tidak dip…

Kapan Ini Berakhir?

Kapankah cobaan ini akan berakhir, Ya Allah. 
Awalnya, kupikir mudah menjalani hidup ini sendirian. Ternyata tidak. Memang, sekuat-kuatnya aku ketika tetap mencoba untuk tersenyum dan tertawa disaat aku ingin menangis, di titik itulah aku merasa sangat rapuh dan kecil. Aku tahu ini cobaan hidupku yang mahaberat, tapi aku tetap berusaha bertahan dan mencoba sekali lagi untuk kuat menghadapinya. 
Manusia seperti aku tidak didesain memiliki mental sekuat baja. Tapi kembali lagi, aku masih punya Allah yang bisa saja dengan mudah menjadikan mentalku yang biasa-biasa saja menjadi sebilah baja yang amat kuat. 
Saat ini, aku memang tengah memiliki masalah keuangan yang cukup serius, dimana aku sendiri tidak tahu kapan semua ini akan berakhir, atau atau bagaimana aku akan bisa menyelesaikannya hingga tanpa ada sisa sedikit pun. 
Ingin rasanya aku menangis (sekeras-kerasnya hingga aku merasa bahwa beban ini akan bisa lenyap dan musnah hanya dengan berteriak), dan berharap aku bisa memutar lagi …