Hobi yang Menyenangkan

Memiliki sebuah hobi sebenarnya sungguh bermanfaat. Itu jika kita bisa memperlakukan apa yang menjadi hobi kita dengan semestinya. Jangan lantas berpikir bahwa memiliki hobi bermain game adalah hobi yang hanya membuang-buang waktu. Tentu saja tidak jika kita bisa menjadikan hobi nge-game itu dengan maksimal. Mungkin saja ada seorang pembuat game yang tertarik dengan hobi kita lantas menyewa jasa kita untuk menguji coba game buatannya apakah game itu cukup menantang atau hanya berada di level biasa-biasa saja sebelum game itu dirilis. Honornya? Jangan tanya. Lebih besar dari yang mungkin pernah kau bayangkan. 

Kemudian, memiliki hobi memancing? Hapus dulu paradigma mengenai hobi memancing yang diplot hanyalah hobi seorang pemalas. Kau tahu? Di era digital seperti ini apapun bisa menjadi ladang uang jika kau pandai dalam mengolahnya. Terkait dengan hobi memancing, kau tentu ingat dengan kisah Nemo dan Dori dalam film animasi 'Finding Nemo', bukan? Bisa saja seorang ahli kelautan ingin menyewa kemampuan memancingmu untuk menangkap jenis ikan laut seperti Nemo (ikan Badut) atau Dori (ikan Gembung) untuk diteliti, dijadikan pelengkap koleksi di sebuah kebun binatang, atau oleh seorang game-maker kau akan diminta untuk menjadi konsultan mengenai teknik-teknik memancing dan kesulitan-kesulitan apa yang mungkin ditemui terkait dengan game online yang akan dibuatnya? Who knows? 

Seperti juga saya yang memiliki hobi menulis. Banyak sekali keuntungan yang bisa saya dapat dari hobi ini. Dari mulai menulis dengan gaya bahasa yang ala kadarnya ketika saya masih berusia duabelas tahun kala itu. Saya sempat diikutsertakan dalam lomba mading antarkelas oleh guru saya. Hasilnya? Karya saya mendapatkan peringkat empat dari sepuluh orang peserta dari sepuluh kelas yang ada. Mungkin memang bukan hasil yang baik, tapi tak terlalu buruk juga. Lumayan, karena bisa masuk peringkat lima besar. 

Saya pikir itulah mungkin cikal bakal bagi saya untuk terus berusaha mengasah kemampuan menulis saya hingga saat ini. Sebuah kegagalan yang menjadikannya sebagai motivasi. Ya, itu dia, motivasi! Saya tahu banyak penulis yang menjadi sukses besar hanya dengan menciptakan sebuah buku. Tapi, sejak saya mulai berusaha melakukan yang terbaik demi mengembangkan hobi ini yang tentunya dengan banyak membaca literatur dan belajar membuat sebuah tulisan-tulisan berupa artikel di media-media masa, saya tak pernah berpikir untuk menjadikannya ladang uang. Terlintas saja tidak. Tujuan saya hanya satu; ingin mengembangkan kemampuan menulis ini dengan sebaik-baiknya, dan ingin mengukur sampai di mana saya mampu melakukannya. 

Kemudian, ketika saya diperkenalkan dengan dunia blog atau weblog kala itu, saya berpikir mungkin inilah jawaban atas semua usaha saya agar tidak berlalu dengan sia-sia. Blog atau weblog; tempat di mana saya bisa mengorbitkan karya tulis saya ke masyarakat untuk dibaca secara online--atau setidaknya, saya menulis untuk diri saya sendiri jika kemungkinan terburuk tak ada satu orang pun yang membacanya. 

Tapi, sekitar tahun 2013 silam, saya mendapatkan tawaran untuk menulis sebuah artikel dari salah satu perusahaan online shop ternama di dunia untuk me-review sebuah produk yang mereka jual demi mendongkrak angka penjualan atas produk tersebut. Oh wow, rasanya senang sekali! Dan, sekali lagi, saya tak pernah berpikir mengenai berapa honor yang akan saya dapat. Saya hanya ingin melakukan yang terbaik demi proyek ini. Soal honor, menurut saya, itu adalah hadiah dari apa yang telah saya kerjakan.

Menurut teman-teman saya, tulisan-tulisan saya serta gaya bahasa yang saya tuangkan dalam setiap karya yang saya ciptakan enak dibaca dan seolah mengalir tanpa sadar bahwa mereka tengah membaca sebuah karya tulis. Saya pun berterimakasih atas feedback itu dan memang itu yang saya butuhkan; sebuah masukan, komentar, serta kritik jika mungkin saya melakukan sebuah kesalahan.

Lalu, baru-baru ini pula, saya kembali diundang untuk menulis sebuah artikel. Kali ini datang dari salah satu perusahaan travel online terkenal di Indonesia untuk mempublikasikan sebuah tujuan wisata yang merupakan produk baru mereka dalam hal memasarkan tujuan wisata serta tiket perjalanan yang ramah di kantong. Weww, tidak percaya rasanya! Saya pun berpikir bahwa inilah hasil kerja keras saya belama bertahun-tahun yang akhirnya bisa berguna bagi semua orang dan dihargai. Tak ada yang lebih membahagiakan selain melihat karyamu dihargai manis oleh masyarakat luas. Itu!

Jadi? Jangan pernah bosan untuk terus mengasah hobimu yaa... :)

7 Spots Paling Spektakuler di Labuan Bajo

Liburan panjang akan segera tiba dan jika ditelusuri dengan lebih cermat dan seksama, Indonesia sebenarnya merupakan salah satu negara yang memiliki tujuan wisata yang paling unik dan banyak yang belum diketahui oleh masyarakat luas. Biasanya sebuah tempat wisata bisa menjadi populer dan dikenal banyak orang dikarenakan informasi dari mulut ke mulut yang kemudian berkembang menjadi sebuah tujuan favorit. 

Lalu, tujuan wisata seperti apa yang cocok untuk liburan akhir tahun nanti? Bingung menentukan pilihan? Sekedar saran saja, Labuan Bajo merupakan tujuan wisata yang wajib dipertimbangkan. Mengapa demikian? Akan saya jelaskan beberapa spot menarik dari wisata Labuan Bajo dengan disertai gambar di bawah ini. 

Selain menentukan lokasi tujuan wisata, yang juga harus dipertimbangkan berikutnya adalah akomodasi perjalanan dan biaya yang harus dikeluarkan untuk menuju ke sana. Tidak perlu khawatir, karena berwisata ke tempat unik dan eksotis tidak perlu biaya yang mahal. Sebagai informasi dan merujuk dari beberapa situs tentang perjalanan hemat, tiket Kalstar Airlines murah bisa segera dipesan demi mendukung liburan Anda yang mudah dan tidak ribet. Jika kali ini Anda baru mendengarnya, maka ini adalah sebuah rekomendasi dengan menggunakan Kalstar-aviation untuk berwisata. 

Bagi Anda yang masih asing, Kalstar Airlines adalah salah satu maskapai penerbangan di Indonesia yang melayani rute yang sebagian besar beroperasi di Kalimantan. Selain di Kalimantan, Kalstar Airlines juga menawarkan rute penerbangan ke beberapa kota lain, seperti Sulawesi, Sumatera, Bali dan Nusa Tenggara, Jawa, serta Jakarta. 

Maskapai penerbangan Kalstar Airlines memang masih terbilang baru. Dibentuk pada tahun 2000 yang sudah mampu membawa namanya dikenal sebagai salah satu maskapai penerbangan yang terdaftar dan masuk dalam kategori I (satu) mengenai mutu dan keamanan penerbangan dari Otoritas Penerbangan Sipil Indonesia

Berwisata ke Labuan Bajo berarti Anda siap dimanjakan dengan berbagai spot menarik yang dijamin bisa membuat Anda lupa bahwa Anda masih berada di Indonesia. Labuan Bajo yang terletak di propinsi Nusa Tenggara Timur mungkin memang masih belum dikenal oleh masyarakat, karena sebagian besar dari mereka mengenal propinsi ini sebagai Pulau Komodo. Sebenarnya selain Pulau Komodo, masih banyak tempat-tempat spektakuler yang bisa dikunjungi dan sangat sayang jika sampai terlewat. Berikut akan saya jelaskan satu persatu tentang spot-spot tersebut. 

Spot pertama yang spektakuler dan menarik di Labuan Bajo adalah Pulau Kanawa. Pulau ini dikenal memiliki keindahan alam yang memesona yang dikelilingi oleh terumbu karang dan dihiasi pantai cantik dengan air lautnya yang berwarna biru jernih. 
Pulau Kanawa (Sumber Gambar :
http://indonesia360derajat.wordpress.
com/) 

Pulau ini memiliki luas mencapai 32 hektar dengan pelabuhan kecil di pinggir pantai yang sering digunakan untuk berlabuh oleh kapal-kapal (perahu) yang mengantar wisatawan yang berkunjung ke pulau tersebut. 

Pulau Kanawa saat ini dikelola oleh warga Italia, sehingga untuk berkunjung ke tempat ini kita harus mengikuti prosedur yang ada, terutama untuk transportasi. Karena untuk mencapai pulau ini ada kapal-kapal khusus yang telah disediakan oleh pihak pengelola. Kapal tersebut biasanya berangkat sekitar pukul 12:00 siang hari dari Labuan Bajo dan akan kembali pukul 08:00 pagi keesokan harinya.

Loh Liang (Sumber Gambar :
http://static.panoramio.com/)
Sebelum menginjakkan kaki di Pulau Komodo, sebenarnya kita terlebih dahulu akan melewati Loh Liang. Jadi bisa dibilang, Loh Liang adalah pintu gerbang untuk masuk ke Pulau Komodo. Begitu indahnya Pulau Komodo, bahkan sebelum mencapai pulau tersebut, tepatnya di Loh liang kita sudah bisa menyaksikan keindahan alam lengkap dengan berbagai satwa maupun faunanya.

Kegiatan utama yang bisa kita lakukan di Loh Liang diantaranya adalah menjelajah dan mendaki. Untuk bisa mencapai Loh Liang, dari Labuan Bajo biasanya wisatawan akan menyewa speed boat atau kapal.

Gili Laba (Sumber Gambar :
http://indonesia-tourism.com/)
Gili Laba mungkin masih terdengar asing di telinga kita, atau malah baru pertamakali mendengarnya. Ini adalah salah satu spot spektakuler untuk tracking yang sangat menarik dan indah. Di pagi dan sore hari, Gili Laba menawarkan sunrise dan sunset yang tak kalah cantik. Sehingga, tidak heran jika banyak wisatawan yang terpesona dengan keindahannya yang akhirnya menuntun langkah mereka untuk mengunjungi tempat ini.

Selain menawarkan pemandangan alam yang cantik, Gili Laba juga melengkapi agenda liburan Anda dengan menyajikan pemandangan alam bawah laut yang bisa dijangkau dengan menyelam atau snorkeling.

Pulau Padar (Sumber Gambar :
http://krjogja.com/)

Pulau Padar berada di kawasan Taman Nasional Komodo. Pulau ini sebenarnya berpenghuni, hanya saja penghuninya tidak terlalu banyak. Pulau ini terlihat sangat cantik dengan kontur pulau yang berbukit-bukit dan bercabang yang semakin menambah eksotisme pulau menjadi terlihat sangat menarik dan elok.

Pulau Padar dapat dicapai dalam waktu 3,5 jam dari Labuan Bajo. Namun, jangan terlebih dahulu membayangkan lamanya perjalanan menuju ke sana yang sekilas terdengar membosankan, karena sepanjang perjalanan mata Anda akan dimanjakan oleh pemandangan yang menakjubkan.


Pantai ini dinamakan Pantai Pink karena memiliki hamparan pasir berwarna merah muda yang berasal dari fragmen-fragmen karang merah kemudian bercampur dengan pasir putih yang ada di pantai tersebut.
Pantai Pink (Sumber Gambar :
http://dailyhotel.com/)

Pantai Pink ini merupakan pantai cantik di Nusa Tenggara Timur yang tidak boleh dilewatkan, jika ingin menyaksikan keunikan dan keindahan pulau ini. Selain menyaksikan langsung pemandangan alam dan laut, sebenarnya kita juga bisa berenang, snorkeling, dan menyelam untuk mengakses terumbu karang dan biota laut.

Untuk sampai di pantai ini dari Labuan Bajo, Anda harus terlebih dahulu menuju Loh Liang. Kemudian, dari Loh Liang barulah Anda dapat mencapai Pantai Pink dengan menggunakan kapal atau speed boat.

Pantai Pede (Sumber Gambar :
http://restorasinews.com)
Tidak jauh dari Labuan Bajo terdapat sebuah pantai cantik nan indah yang juga tak kalah cantik dengan Pantai Pink bernama Pantai Pede. Lokasi pantai ini paling dekat dengan Labuan Bajo dan yang paling mudah diakses, karena selain yang terdekat yang hanya berjarak 1 kilometer, jalan aksesnya pun sudah mulus dan beraspal.

Pantai Pede memiliki pemandangan alam yang spektakuler ditambah dengan pulau-pulau kecil yang membuatnya terlihat semakin cantik. Pasir pantai ini berwarna putih bersih dengan air laut yang jernih kebiru-biruan. Para wisatawan biasanya datang ke tempat ini untuk menyaksikan sunset saat mereka menginap di Labuan Bajo.

Goa Batu Cermin (Sumber Gambar :
http://twitter.com/)

Spot spektakuler dan menarik berikutnya yang terdapat di Labuan Bajo adalah Goa Batu Cermin. Lokasinya berada sekitar 3 kilometer dari pusat kota ini. Dinamakan Goa Batu Cermin karena goa tersebut berada di Desa Batu Cermin. Keindahan dan daya tarik goa ini sendiri mungkin masih terdengar asing di telinga wisatawan. Kendati demikian, mereka yang mengunjungi Labuan Bajo biasanya akan mendapatkan informasi mengenai adanya objek wisata tersebut.

Satu hal yang unik dan menarik dari goa ini adalah terdapatnya sebuah lubang yang digunakan oleh sinar matahari untuk masuk menerobos dan memantulkan cahaya di dinding batu. Pantulan tersebut kemudian menciptakan refleksi yang tampak seolah-olah seperti sebuah cermin. Terdengar fantastis, bukan?


Sebenarnya masih banyak lagi tempat-tempat yang bisa dikunjungi di Labuan Bajo, yang takkan membuat liburan Anda terasa membosankan. Berada berlama-lama di kota ini akan membuat Anda merasa betah dan serasa melupakan rutinitas Anda sehari-hari. Liburan akan sangat bermanfaat untuk menyegarkan pikiran Anda dan sejenak melepaskan penat, yang sangat dibutuhkan oleh tubuh Anda sendiri. 

Take a Risk

Istilah 'take a risk' mungkin sudah lumayan familiar di telinga masyarakat, yang artinya adalah mengambil sebuah resiko dalam setiap tindakan yang kita lakukan, apapun itu--baik dalam hal bisnis maupun non bisnis. 

Terkadang manusia lupa bahwa hidup itu membutuhkan sebuah variasi, agar sedikit memiliki warna. Yah, kau tahu, hidup sudah sangat rumit dan sulit di nalar oleh segumpal kecil otak manusia. Akal manusia yang oleh Tuhan diciptakan lebih baik dibandingkan dengan makhluk hidup lainnya di Bumi ini tetap tak mampu menguak misteri alam yang begitu luas dan kompleks. 

Variasi hidup bisa berasal dari mana saja, tergantung dari masing-masing individu yang melakukannya sebagai bentuk dari pengambilan resiko atas nama pribadi. Sebagai contoh saja, seseorang ingin mencapai tujuan tertentu meskipun ia tahu hal itu mungkin saja akan sulit dilakukan dan serentetan ranjau darat siap menghalangi langkah kakinya. Tapi seseorang itu tak memedulikannya. Kaki-kakinya terus melangkah meski ribuan ranjau darat itu melukai kakinya hingga berdarah-darah. Pantang menyerah adalah satu-satunya kata yang tepat untuk disandangnya. Bukan hanya ribuan ranjau darat, tapi bisikan-bisikan setan juga kerap mengganggu pendengarannya. Tujuan itu hampir tercapai, hingga ia tersadar bahwa ternyata ada seseorang lain yang tak menginginkannya berhasil. Terbukti, bisikan-bisikan setan yang semula hanya berupa layaknya desiran angin, suara-suara itu mulai diperdengarkan.

Sepenggal kisah itu adalah sebuah cermin perjuangan yang gigih melawan cemooh-cemooh orang yang berusaha menjatuhkannya, namun ia tetap berada pada ujung tombak dan takkan tergoyahkan. Keinginannya pun terkabul.

Tanpa adanya perjuangan yang gigih, takkan ada hasil yang memuaskan. 

Blogger Tampilan Baru?

Setelah lama tak membuka blog, saya baru menyadari bahwa tampilan blog ini berubah. Haha, yaa, berubah menjadi sesuatu yang baru dan sedap dipandang mata. Memang harus ada sebuah pembaruan atau setidaknya perubahan pada salah satu dari sekian banyak komponen dengan maksud agar pengunjung situs tidak bosan. 

Rentang lamanya saya tidak menulis blog ini bukan karena saya malas membuka, melainkan karena waktu yang tidak memungkinkan saya untuk menuliskan sesuatu di sini. Tapi, ketika waktu seakan telah bersahabat dengan saya, maka tak ada yang tak mungkin.

Mungkin memang tak ada hubungannya dengan tampilan baru blogger, karena memang itu tergantung dari masing-masing individu. Saya pribadi mungkin akan menulis jika suasana hati saya sedang baik, karena menurut saya takkan ada gunanya menulis dalam keadaan hati yang sedang gundah yang hanya akan memperburuk tulisan yang akan dihasilkan nantinya.

And, here I come... 

Mencuri Perhatian

Bekerja selama 8 jam sehari agaknya lumayan membuat punggung saya seolah seperti memikul beban seberat beberapa kilogram yang mungkin hanya mampu dilakukan jika empat hingga lima orang atau lebih. Tapi, itu hanya sekilas yang nampak oleh mata. Pekerjaan yang lebih dari beban-beban semacam itu mungkin bisa dikatakan sebagai 'kulit luarnya' saja, selebihnya pekerjaan yang sesungguhnya benar-benar mengharuskan saya untuk mengerahkan seluruh tenaga saya, semampu saya. Dan, bagi saya, itu menyenangkan. Serius, itu menyenangkan. 

Pekerjaan-pekerjaan itu cukup mencuri perhatian saya. Mungkin bisa dikata bahwa saya mungkin bukan tipe seseorang yang gila bekerja atau yang semacamnya. Tapi, saya menikmatinya. Menikmati kesepuluh jemari saya menari-nari di atas keyboard komputer mengetikkan kata demi kata demi membentuk sebuah dokumen. 

Ditambah lagi dengan teman-teman saya yang juga menyenangkan. Bisa dibilang saya memang tipikal pencinta humor, dan tak jarang juga tanpa sengaja saya pun melakukannya hingga membuat teman saya tertawa. Itu adalah bagian yang menyenangkan, saat orang lain tertawa ketika mereka mendengar leluconmu. Dan, seumur hidup, baru kali ini saya memiliki teman-teman yang menyenangkan seperti mereka--ya, meski ada sebagian yang terkadang bisa membuatmu kecewa, tapi itulah manusia. 

Empat tahun bukanlah waktu yang singkat dalam memahami sebuah pola. Bekerja itu melelahkan, juga membutuhkan sebuah konsentrasi yang tinggi. Bersyukur saya bisa melakukannya dengan sangat baik, setidaknya saya berusaha untuk melakukan semua pekerjaan saya sesempurna mungkin. Dan, saya yakin, siapa pun juga pasti dapat melakukan pekerjaan yang dihadapi dengan baik jika dalam hati kita tanamkan niat untuk melakukannya. 

Jadi? Cintailah pekerjaanmu, sebaik kau mencintai dirimu sendiri... 

July's Article at Office

Beberapa waktu lalu, kantor saya menerbitkan sebuah buletin bulanan yang isinya santai namun sarat akan motivasi dan bermacam-macam tips serta inspirasi. Menurut saya, buletin itu sangat bagus dan bermanfaat. Buletin yang bukan hanya berisi tentang seluk-beluk kantor saja, melainkan banyak hal yang ada di sekitar kita, yang sering dialami oleh masyarakat pada umumnya.

Sejak dulu saya memang mencintai dunia kepenulisan, dan saya pikir ini adalah waktu yang tepat bagi saya untuk menumpahkan kemampuan menulis yang saya miliki, sekaligus mengasahnya.

Namun, saya akui, mencari sebuah inspirasi itu tidak mudah. Saya sering membaca beberapa kisah perjalanan seorang penulis demi menciptakan sebuah mahakarya yang sangat indah. Dan, inspirasi yang mereka dapatkan pun juga tidak mudah. Mereka sampai harus rela merogoh kocek yang lumayan demi mendapatkan sebuah perjalanan yang mengesankan yang dapat mereka tuangkan dalam sebuah tulisan.

Mencari sebuah inspirasi memang bervariasi. Kisah yang saya paparkan di atas adalah salah satu contoh saja. Dalam dunia kepenulisan dan bagaimana para penulis mencari sebuah ide dan inspirasi itulah yang menjadi daya tarik tersendiri. Ada jutaan bahkan miliaran ide dan inspirasi yang bisa didapatkan oleh seorang penulis jika mereka tekun dan tidak ada kata menyerah dalam kamusnya.

Terkadang, saya ingin menjadi seperti para penulis itu, namun saya sendiri tidak tahu harus memulainya dari A atau Z. Tidak lelah untuk mencoba itulah yang selalu saya tanamkan dalam pikiran saya. Hanya dengan mencoba itu yang kemudian bisa menumbuhkan rasa percaya diri saya.

Juli's article telah saya terbitkan dalam buletin yang dirilis oleh kantor saya. Itu saja sudah cukup membuat saya bangga. Namun, mungkin saya akan melanjutkannya dan tidak hanya berhenti di situ saja. Sebuah pencapaian akan berkembang jika diikuti dengan pencapaian berikut dan berikutnya lagi. 

Back to Nature

Sebuah perayaan hari besar atau yang sering orang bilang dengan hari raya merupakan sesuatu yang sakral dan lekat sekali dengan kehidupan manusia. Tak dapat dipungkiri suka atau tidak, sebuah perayaan itu memang akan selalu dilakukan dan tak pernah alpa untuk segala sesuatunya. 

Sama halnya seperti perayaan hari raya Lebaran yang begitu kental dengan tradisi masyarakat Indonesia. Tradisi pulang ke kampung halaman yang tak pernah terlupa senantiasa menghiasi meriahnya perayaan ini. Alhasil--kau tahu--kau akan bisa menghitung berapa banyak kendaraan yang melintas di area jalanan ibukota yang biasanya selalu macet kini sungguh-sungguh lengang, sampai-sampai kau mungkin bisa menggunakan jalanan itu untuk bermain bola. Saking sepinya! 

Urbanisasi. Hal inilah yang menjadi satu-satunya alasan mengapa jalanan ibukota begitu sepi dan sangat jarang sekali ditemui kendaraan melintas seperti apa yang terjadi disaat hari-hari sibuk dimulai, seperti biasanya. 

Namun, memang seperti itulah yang dinamakan dengan pemerataan kependudukan. Masyarakat berpindah dari satu kota ke kota yang lain karena ingin mengadu nasib dan ingin mendapatkan kehidupan perekonomian yang layak. Karenanya, mereka melakukan perpindahan domisili--dengan tidak menghapus dari mana mereka berasal. 

Untuk alasan itulah, yang pada akhirnya kemudian dikenal dengan istilah pulang kampung--atau, back to nature. Mereka akan kembali ke daerah asalnya masing-masing untuk melepas rindu dengan keluarga yang telah mereka tinggalkan dalam waktu yang lumayan lama demi sebuah pekerjaan. Dan, momentum seperti inilah yang banyak ditunggu-tunggu oleh sebagian besar masyarakat muslim yang merayakan Lebaran. 

Menyenangkan. 
Karena inilah sebuah kebersamaan, yang tidak bisa digantikan dengan berapa pun pundi-pundi rupiah yang kita miliki... 

Tradisi yang Tak Pernah Berubah

Indonesia adalah negeri yang unik--setidaknya begitu kata orang dari berbagai penjuru dunia. Indonesia memiliki beraneka ragam budaya yang tidak ditemui di belahan negeri mana pun. Beranekaragamnya budaya dan ras suku bangsa itulah yang menjadikan Indonesia sebagai negeri yang unik. Mungkin bagi sebagian orang hanya menganggap bahwa Indonesia hanya sebelah mata saja demi melihat semua keunikan itu--menganggap bahwa suatu negara memang memiliki keunikannya sendiri-sendiri. Namun, apa yang mereka pikirkan adalah salah besar. Ketika mereka mengatahui sisi unik negeri ini yang sesungguhnya, mereka mungkin akan segera menarik ucapannya saat itu juga.

Keunikan budaya-budaya itu tentu saja akan melahirkan banyak tradisi yang sangat kental. Semakin banyak suku bangsa yang dimiliki oleh sebuah negeri, maka akan semakin unik sebuah negeri itu dipandang. Mungkin memang tak semata-mata bahwa apa yang tampak diluar sudah pasti bagus di dalam, namun dari sekian banyak kekayaan alam yang dimiliki oleh Indonesia, siapapun yang melihatnya akan merasa takjub.

Tradisi yang tak pernah berubah dari tahun ke tahun, dari satu generasi ke generasi berikutnya adalah tradisi meletupkan petasan saat menjelang malam takbir pada malam Lebaran keesokan harinya. Saya terkadang heran, apa gunanya meletupkan petasan?--dan terlebih, apa hubungannya malam menjelang Lebaran dengan petasan? Itu yang jadi pertanyaan saya sejak dulu.

Petasan sesungguhnya digunakan pertamakali pada perayaan tahun baru China atau yang biasa dikenal dengan Imlek. Memang benar bahwasanya Islam dibawa pertamakali masuk ke Indonesia oleh pedagang yang bukan berasal dari Indonesia, namun bukan berarti bahwa tradisi-tradisi yang tidak berkaitan itu lantas dikait-kaitkan. Hal ini mungkin dipengaruhi oleh kebiasaan-kebiasaan yang kemudian dijadikan sebagai tradisi turun-temurun yang melekat erat dan tidak bisa dihilangkan. Jika dibahasakan secara modern, ini dinamakan sebagai trademark.

Namun, mungkin sejak saat itulah petasan begitu melekat pada perayaan Lebaran yang merupakan hari raya kemenangan bagi umat Islam. Kemeriahan yang terpancar di berbagai belahan dunia yang juga merayakan Lebaran atau EID Mubarak ini pun semakin meriah karena senantiasa diiringi oleh letupan petasan dimana-mana. Dar! Der! Dor!

Apapun itu--baik diiringi suara letupan petasan atau tidak--akan selalu menghadirkan kerinduan di benak saya. Selalu mengingatkan saya akan kebesaran Tuhan semesta alam. Selalu menyadarkan saya bahwa saya masih diberikan kesempatan mendengarkan suara-suara itu meski saat ini saya tengah menderita sakit, dimana saya (sementara waktu ini) hanya bisa mendengar dengan sebelah telinga saya, karena sesuatu hal. Saya tetap bersyukur--apapun itu. 

Saved!

Tak ada yang lebih melegakan ketika kau mendengar bahwa semua masalahmu terselesaikan tanpa merugikan pihak lain. Oke, setidaknya itulah yang terjadi. Setelah sebelumnya aku memiliki bermacam-macam pikiran buruk dan berbagai macam prasangka negatif, oh sudahlah, mungkin aku memang tergolong orang yang terlalu underestimate

Aku memang tak bisa membohongi diriku sendiri bahwa memang aku khawatir akan membawa dampak yang lebih besar lagi jika tidak segera ditangani--dan, kekhawatiran itu melebihi apapun yang membuatku takut setengah mati hingga nyaris membuat kakiku lemas tanpa daya dan seakan aku tak ingin bertemu siapa pun. 

Mungkin memang berlebihan ya, tapi apapun itu harus tetap aku hadapi. Melarikan diri hanya akan membuatku menjadi seorang pengecut, dan aku bukan orang seperti itu. Percayalah, setakut apapun aku, seberat apapun bebanku, aku bukan orang yang mudah menyerah--meski terkadang aku selalu membutuhkan dukungan dari orang-orang yang aku sayangi. 

Dan, setelah semua terselesaikan--kau tahu--rasanya aku ingin berguling-guling di lantai bak anak anjing yang bahagia ketika mendapati tuannya pulang ke rumah dengan membawa sekeranjang sosis mentah, hanya untuk ia makan seluruhnya. Aku terselamatkan! Haha, sudahlah, bagaimana mengungkapkan seonggok perasaan lega yang membuncah? Unpredictable!

Memaafkan adalah Absolut

Juni, tahun 2016. 

Puasa hanya tinggal menghitung hari. Karena hanya tinggal beberapa hari ke depan semua umat muslim akan merayakan hari raya--Lebaran. Menurut saya, sama halnya dengan perayaan Valentine atau hari kasih sayang lainnya yang dirayakan tiap tanggal tertentu. Lantas, jika saya bertanya, 'apakah pada waktu hari dan tanggal itu saja kau merasa sayang terhadap orang tersebut? sedangkan hari-hari sesudahnya kau hanya menganggapnya sebagai hiasan?', maka tentu jawabannya adalah 'tidak'. Karena, ya memang benar, kodrat hidup manusia adalah makhluk sosial. Maka, bagaimana pun juga, apapun yang dilakukan dengan sengaja atau tidak, akan menimbulkan rasa tidak enak hati dengan sesamanya. Disinilah peran memaafkan dalam artian memaafkan yang absolut diperlukan. 

Namun, bukan  hanya memaafkan yang sekedar memaafkan dengan berjabat tangan disertai senyuman (yang agak memaksa) lalu pergi dan berlalu begitu saja. Oleh karenanya, saya mengatakan maaf yang absolut, dimana model memaafkan yang seperti itulah yang diperlukan. Tulus dan ikhlas yang didasari oleh rasa demi kemanusiaan. 

Sekali lagi saya katakan bahwa tak mudah menjadi sosok manusia yang bisa benar-benar ikhlas dalam hal-hal tertentu. Dalam banyak penggambaran kata, ikhlas dikategorikan sebagai sesuatu yang sungguh sulit dilakukan melebihi soal logaritma yang paling rumit sekali pun. Ikhlas diibaratkan sebagai ujian akhir tatkala kau usai mengarungi hidupmu bertahun-tahun lamanya. Pun, memaafkan membutuhkan semua komponen itu. Jika kau belum bisa memenuhi salah satunya, maka ucapan maaf yang kau berikan bukan berasal dari hati. 

"Happy Eid Mubarak for all!" 
- Mohon Maaf Lahir dan Bathin - 

Mistaken Identity

Satu kata penyesalan mungkin tak akan dapat menjawab mengapa aku harus mengatakan ini, "Aku menyesal mengapa aku harus ke kantor hari ini tadi..., lalu apa jadinya jika aku tidak berangkat...? Mungkin ini semua takkan terjadi...,' Aku menyesalkannya. Seakan aku berat melangkahkan kakiku pada awalnya mungkin suatu pertanda, namun tak kuhiraukan. Kupikir aku hanya malas saja seperti biasanya. Tapi aku salah. Dan, inilah kesalahanku. 

Satu kesalahan identitas yang kuanggap benar. Tiba-tiba saja aku merasa seolah aku sedang tidak bekerja, dan entah dimana pikiranku saat itu. Apa yang kupikirkan? Apa yang telah kulakukan? Aku seperti kehilangan konsentrasi dan kendaliku. Aku mengakuinya... aku salah--ya, dan kuharap aku masih diberikan kesempatan untuk memperbaikinya. 

Sekali lagi...., sekali lagi aku berharap pada sebuah kesempatan, yang aku sendiri merasa kesempatan ini sudah tak ada lagi untukku. Siapa aku? Aku hanyalah manusia yang hanya bisa menuntut tanpa bisa melakukan apa-apa. Ketika semua orang di dunia berlomba-lomba untuk memberikan yang terbaik, apa yang lantas bisa aku lakukan? Tak ada. Aku seolah tidak hidup di dunia nyata. Aku seolah terasing dari duniaku sendiri. 

Tentang sebuah konsekuensi. Kuharap tak ada sesuatu pun yang mengkhawatirkan. Ya, aku tahu, itulah harapan--yang aku sendiri merasa sudah tak ada lagi kata harapan yang akan menghampiri hidupku--yang terbaik yang bisa aku ikrarkan. Hanya berucap dan (yah, seperti yang kau tahu) ucapan sama dengan doa. 

Aku hanya ingin bersikap baik. Mengapa susah sekali melakukan suatu kebaikan? Apakah para malaikat juga merasakan kesusahan seperti ini ketika mereka membantu umat-umatnya? Kupikir tidak. Malaikat tidak sama dengan manusia, dan begitu pula sebaliknya. Kembali, aku tak ingin menghujat apapun. Aku hanya bisa pasrah menerima ini semua. Toh, aku pun tak bisa melakukan apa-apa, semuanya terjadi begitu cepat tanpa sempat aku sadari. Jika aku bisa, aku ingin memutar kembali waktu yang telah berjalan ini mundur ke saat dimana aku belum melakukan apapun. Jika saja aku bisa....

Aku Hanya Ingin Kamu Tahu

Jika aku selalu mengeluh tentang waktu, maka aku takkan melakukannya lagi. Baiklah, jika apa yang telah kulakukan adalah salah, maka aku ingin meminta maaf. Manusia selalu tak pernah jauh dari kesalahan selama napas masih berhembus. Aku tak sepantasnya menghujat apa yang bukan menjadi bagian dari wewenangku. Pada akhirnya, aku tersadar bahwa aku hanyalah manusia biasa tanpa memiliki kelebihan yang cukup berarti. 

Ketika aku dihadapkan pada sebuah pilihan yang menurutku tak pernah mudah, aku tahu, pilihanku hanya ada dua--memilih atau tidak sama sekali. Tapi, aku tahu apa yang terbaik untukku. Dan, pilihanku tak pernah salah.

Pilihanku adalah kamu.

Mungkin kamu berpikir bahwa aku terlalu berlebihan hingga aku menuliskan ini untukmu. Tidak! Aku tak pernah seperti ini sebelumnya. Mencintaimu, adalah hal tersulit yang pernah aku lakukan. Mencintaimu tak pernah semudah aku mengganti sepatu kerjaku setiap hari. Mencintaimu lebih dari segalanya.

Seandainya pun Tuhan memberiku sebuah kelebihan yang bisa melihat masa depan, aku tak ingin melakukannya untuk kita. Masa depanku biarlah tetap menjadi misteri, dan aku tak akan pernah ingin mengetahuinya. Tidak sekali pun--meski terkadang keingintahuan itu ada. Aku dan kamu adalah misteri dan rahasia Tuhan. Aku hanya ingin berusaha sebaik mungkin, demi kita, dan semuanya.

Dan...,
Kamu tak pernah sendirian...

Aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku selalu ada disini untukmu. Selalu. 

Memilih Tujuan Wisata Sesuai Kepribadian

Lebaran akan segera tiba. Bagi warga pendatang di sebuah kota besar umumnya akan mempersiapkan diri untuk pulang ke kampung halaman masing-masing demi memenuhi kewajiban bersilahturahim. Namun, bagi mereka yang tidak memiliki kampung halaman alias warga asli suatu kota tertentu, pasti akan memikirkan sebuah destinasi wisata untuk menghabiskan waktu berlibur yang lumayan panjang.

Begitu banyak situs yang menyediakan referensi destinasi wisata bagi masyarakat penggila traveling. Bermacam-macam situs yang dapat dijadikan panduan traveling dengan berbagai macam pilihan paket wisata, dan pilihan budget. Mulai dari paket wisata dengan budget kecil atau pas-pasan hingga sebuah paket wisata dengan budget berlebih yang lengkap dengan akomodasi transportasi sebagai akses menuju ke lokasi yang dimaksud. 

Namun, tahukah kalian bahwa sebuah destinasi wisata bisa juga lho disesuaikan dengan karakter atau kepribadian kalian. Tiap-tiap manusia pasti memiliki kepribadian masing-masing yang tidak dimiliki oleh manusia yang lainnya. Berikut ini beberapa destinasi wisata yang telah saya rangkum menurut zodiac sign kalian. Simak yaa.....

Capricorn yang dilambangkan dengan kambing jantan merupakan zodiak pekerja keras dan selalu menjadi pemimpin dalam perjalanan. Zodiak ini juga menyukai tantangan dan senang memasang target untuk dirinya sendiri, bahkan target yang terdengar mustahil. Namun, bukan berarti mereka harus menlakukan perjalanan yang menguras fisik dan mental. Traveler berzodiak ini sangat menyukai sejarah, maka tak heran jika mereka memilih menginap di sebuah hotel tua seperti di Praha atau Taman Nasional Baluran.

Traveler yang terlahir di bawah naungan zodiak berlambang penuang air ini memiliki jiwa penasaran yang sangat tinggi. Aquarius juga tertarik dengan segala hal yang berbau politik dan kemanusiaan. Sehingga, Berlin adalah sebuah destinasi yang cocok untuk mereka, karena banyak sekali terdapat museum dan galeri yang pastinya disukai oleh para Aquarian. Mereka juga dikenal sebagai pemikir yang terkadang membutuhkan waktu berlibur agar bisa menyendiri dan menenangkan diri sejenak. Kawasan Tanjung Ringgit di Lombok Timur bisa menjadi pilihan mereka. 

  • PISCES (19 Februari - 20 Maret) 
Zodiak berlambang ikan ini memiliki jiwa sosial yang tinggi dan pemimpi. Mereka tenang dan juga sedikit sensitif yang selalu ingin mengikuti arus agar dapat menyerap energi positif dari sebuah tempat yang indah. Jepang dan Hawaii adalah tempat berwisata yang cocok bagi mereka yang memiliki resort yang indah dan menyenangkan. Atau, Raja Ampat yang memiliki keindahan alam yang mahadahsyat sembari berinteraksi dengan anak-anak lokal disana dan berbagi ilmu yang kalian miliki.

  • ARIES (21 Maret - 19 April)
Pemilik zodiak Aries adalah mereka yang menyimpan energi yang tinggi. Seorang traveler yang sangat aktif dan senang mengeksplorasi hal baru. Biasanya daerah yang panas menjadi tujuan mereka, seperti Dubai, Kepulauan Karibia, Afrika, atau melakukan pendakian di Gunung Bromo bisa menjadi pilihan tepat demi menyalurkan energi yang berlebih tersebut. 

  • TAURUS (20 April - 20 Mei) 
Taurus yang bersimbol banteng ini berkarakter solid, sensual, dan penyuka kemewahan. Taurus juga dikenal sebagai pribadi yang keras kepala yang menginginkan liburan dengan tema yang santai dengan pelayanan yang memuaskan. Maka, mereka akan sangat menikmati perjalanan ke Sonoma County di California dimana mereka bisa bersantai sambil mencicipi Anggur. Atau, mengunjungi berbagai tempat di Bali, mulai dari Uluwatu hingga Pura Besakih demi memuaskan rasa determinasi mereka yang tinggi. 

Gemini adalah tipe zodiak yang sangat suka bersosialisasi. Dalam hal traveling, mereka cenderung menyukai keramaian. Kota multikultural yang menyajikan pesona wisata yang tak pernah sepi pengunjung layaknya London akan menjadi destinasi favorit mereka. Juga, Malaysia dan beberapa lokasi di sekitarnya, seperti Kuala Lumpur dan Penang dan segala kesibukannya, serta Pantai Langkawi yang sangat cocok untuk naluri petualangan yang ada dalam diri mereka. 

  • CANCER (22 Juni - 22 Juli) 
Zodiak berlambang kepiting ini dikenal sebagai pribadi yang sensitif dan sentimental. Mereka adalah tipe traveler yang lebih suka menghabiskan waktu bersama keluarga. Tempat-tempat yang didominasi oleh air, seperti sungai dan laut adalah tujuan utama mereka untuk bersantai bersama pasangan atau anak-anak. Yunani adalah tempat yang sesuai dengan karakter mereka, selain mereka harus berwisata di kampung halaman masing-masing. 

  • LEO (23 Juli - 22 Agustus)
Orang-orang yang berada di bawah naungan zodiak berlambang singa ini sangat suka dengan kota yang glamor, mewah, dan kaya budaya. Mereka cenderung sering bergantung pada mood yang akan dapat mempengaruhi orang-orang di sekitar mereka. Karenanya, mereka akan cocok jika berwisata ke Universal Studio atau Legoland. Juga Paris tempat dimana mereka bisa menghabiskan waktu menikmati alunan musik dan festival layaknya dalam sebuah istana kerajaan.

  • VIRGO (23 Agustus - 22 September) 
Dalam hal traveling, Virgo yang dilambangkan dengan gadis perawan ini tergolong sangat perfeksionis dan rencana yang matang sebelum berpergian. Meski harus berjalan kaki untuk menuju lokasi wisata pun mereka tidak mempermasalahkannya. Maka, akan sangat cocok jika mereka berwisata ke Roma karena lokasinya yang memang berpotensi untuk dijelajah dan dipelajari. Atau, jika ingin di dalam negeri saja, mereka bisa menjadikan Pulau Puhawang Kecil di Lampung sebagai referensi.  

  • LIBRA (23 September - 21 Oktober) 
Libra yang dilambangkan dengan timbangan ini mirip dengan Gemini yang suka bersosialisasi. Namun, karakteristik utama mereka adalah pencinta kedamaian. Karenanya, mereka akan sangat cocok jika berpergian ke Spanyol yang dipenuhi oleh orang-orang yang bersahabat. Atau, ke daerah-daerah Timur Indonesia serta hotel bernuansa romantis dimana mereka bisa bersantai bersama pasangan yang menjadikan liburan ala Libra menjadi sempurna.

  • SCORPIO (22 Oktober - 21 November) 
Bagi Scorpio, liburan paling ideal adalah sesuatu yang berkaitan dengan penjelajahan. Tempat-tempat yang beriklim hangat akan menjadi tempat favoritnya dimana mereka bisa bersantai dengan hanya menggunakan kaos dan celana pendek. Bandung atau Yogyakarta bisa dijadikan referensi tujuan wisata di dalam negeri. Atau, jika ingin berpergian ke mancanegara, Venesia adalah tempat terbaik buat kalian dengan semangat yang tinggi. 

Sagittarius adalah zodiak pencinta jalan-jalan dengan tema petualangan. Mereka sangat antusias dan ingin menikmati keindahan seluruh negara di dunia. Selain itu, mereka juga menyukai budaya-budaya yang berbau mistis. Maka, mereka akan sangat cocok jika berpetualang ke Mesir yang kaya akan sejarah. Atau, mereka juga bisa menghabiskan waktu berlibur mereka dengan mengunjungi Wae Rebo di Flores tempat mereka menambah pengetahuan tentang budaya. 


Mungkin, hanya itu yang bisa saya tulis disini. Selebihnya masih ada banyak sekali destinasi-destinasi yang tidak bisa saya tuliskan satu-persatu, karena sebenarnya destinasi wisata itu beragam dan penuh varian. Semuanya bisa dipilih tergantung mood pada masing-masing individu. Bisa saja hari ini kau ingin ke destinasi A, lantas hari berikutnya kau mengatakan hal yang berbeda lantaran melihat diskon khusus dari sebuah agen travel tertentu. Hal yang semacam itulah yang saya maksudkan sebagai mood dan keinginan. Tapi, satu yang mendasari itu semua adalah niat. Niat bahwa memang kau ingin benar-benar berwisata, dan bukan karena sebuah alasan 'sambil menyelam minum air'. 

Tumblr Diblokir?

Beberapa waktu lalu saya mencoba membuka akun Tumblr yang telah saya miliki sejak beberapa tahun lalu, meski mungkin saya jarang memakainya karena sesuatu hal. Namun, saya tidak mengerti apa yang terjadi dengan akun tersebut, yang jelas susah sekali akses untuk menuju kesana. Alih-alih berpikir bahwa mungkin saja paket internet saya habis atau jaringan internet di daerah saya sedang tidak bersahabat, saya malah mendapati sebuah berita bahwa akun Tumblr akan ditutup. Benarkah?? 

Berita yang saya temukan itu memang bukan berita terbaru. Berita itu ditulis oleh sebuah website sekitar empat bulan yang lalu, yang mengatakan bahwa Tumblr akan diblokir. Mau tidak mau saya terpaksa mengait-ngaitkan hal ini dengan susahnya saya mengakses situs tersebut beberapa hari terakhir. Mungkin memang benar Tumblr akan menemui ajalnya. Tapi, pertanyaan saya hanya satu: kenapa?!

Saya lihat selama ini Tumblr tidak pernah melanggar apa yang menjadi larangan sebuah situs beredar di Indonesia, terutama untuk situs jejaring sosial yang sangat-sangat menjadi perhatian publik, lantaran maraknya peristiwa-peristiwa mengkhawatirkan yang terjadi di negeri ini disebabkan unsur pornografi yang beredar di dunia maya. Tapi percayalah, Tumblr jauh dari itu semua. Justru, situs berlatarbelakang warna navy blue ini seringkali memperlihatkan bahwa ia adalah sebuah platform mikroblog paling aman tempat para netizen memamerkan pesona-pesona negeri dari daerahnya masing-masing. Itu yang saya tahu. Karena, terkadang saya terinspirasi dari gambar-gambar dari situs ini untuk membuat sebuah tulisan yang berkaitan dengan pesona alam. 

Lantas, apa yang ada di benak Menteri Telekomunikasi dan Informatika (Menkominfo) Indonesia berencana memblokir situs ini? Apa yang ia lihat dan temukan? Apa yang menjadi dasar keputusannya? Saya berani bertaruh bahwa apa yang ia rencanakan akan ditentang oleh sebagian besar netizen Indonesia, bahkan mungkin dunia. Karena, menurut saya, ini semua memang tidak masuk akal. Mengapa Tumblr? Mengapa bukan situs lain, yang notabene-nya lebih berbahaya untuk dimasuki konten-konten yang sifatnya pornografi? 

Apapun itu, saya tetap tidak setuju jika hal ini dilanjutkan. Memblokir sebuah situs tanpa ada alasan yang benar-benar masuk akal demi menyelamatkan sebuah nama bukanlah hal yang tepat untuk dilakukan. Karena apa? Jika mereka memblokir sebuah situs karena alasan pornografi, seharusnya mereka juga memblokir situs-situs yang lebih besar. Google, misalnya? Atau, situs-situs lain. Facebook? Twitter? Pinterest? Semua akan merembet kemana-mana. Lalu, kenapa tidak jaringan internet saja yang diblokir? Agar tidak ada akses kemana pun, dan Indonesia menjadi negara terbodoh di dunia karena masyarakatnya buta teknologi!

Semua pasti akan ada sebab dan akibat. Oleh sebab itu, bukan teknologi yang diblokir, tapi pola pikir masyarakat yang harus diubah serta diberikan edukasi mengenai penggunaan teknologi yang benar dan tepat guna. Sebuah awal yang besar selalu dimulai dari hal yang kecil, yang mendasari seseorang melakukan segala sesuatunya. 

Depression

Bagaimana terjadinya sebuah depresi, tentunya setiap orang memiliki porsinya masing-masing. Aku tak pernah berpikir (dan seharusnya aku menyadari) bahwa separuh perjalanan hidupku hanya dipenuhi dengan hal-hal yang membuatku merasakan depresi, hanya saja frekuensinya tidak terlalu mengkhawatirkan. 

Aku..., terus terang saja aku bosan dengan ini semua. Rasanya aku sudah cukup mengalah dengan apapun yang disodorkan padaku, dan aku menerimanya dengan lapang dada. Kau tahu? Tak ada seorang pun yang bisa mempelajari apa arti kata 'ikhlas' dengan tingkat pemahaman yang benar-benar tepat. Pun, juga diriku. Aku masih dalam tahap belajar menerima semua ini dengan ikhlas. Aku berusaha memahami apa yang menjadi kewajibanku saat ini dengan sungguh-sungguh. Tapi, mengapa masih saja ada yang tidak suka dengan apa yang telah aku lakukan (yang berusaha aku lakukan dengan sebaik mungkin) dan mencela segala apa yang telah berusaha aku lakukan dengan (kupikir) nyaris tanpa cela? Apa aku melakukan kesalahan? Kupikir, kesalahan yang aku lakukan masih terbilang paling sedikit jika dibandingkan dengan kesalahan orang-orang lain di dalam satu garis yang sama denganku. But, (still) why me?! Rasanya kata pepatah 'bicara memang mudah' itu benar adanya. Kau hanya bisa bicara tanpa pernah merasakan bagaimana susahnya menjadi 'aku'.  

Tidakkah mereka memahami tentang apa yang disebut sebagai karakteristik manusia? Ini karakterku!--yang jelas berbeda dengan karakter orang lain--dan, aku akan tetap menjadi diriku sendiri! Tak ada siapapun atau apapun yang bisa mengubahku menjadi seperti orang lain. Kau tak bisa menyamakan karaketristik satu orang dengan orang lainnya dan lantas menjadikannya perbandingan. Untuk apa Tuhan menciptakan manusia dengan bermacam-macam karakteristik yang berbeda-beda? Ya, agar manusia itu menjadi majemuk dan berkarakter--dengan banyak perbedaan yang ada diantaranya!

Aku adalah aku! Dan, tak akan ada seorang pun yang bisa mengubahku, apalagi mempengaruhiku untuk bisa menjadi seperti orang lain. Aku takkan mengubah apapun, karena memang tak ada yang perlu diubah. Kalau orang lain saja bisa melakukan apa yang mereka mau tanpa ada cercaan, maka aku pun juga bisa. Karena, aku dan mereka sama-sama memiliki hak dan kewajiban yang sama. Toh, gaji yang aku dapatkan tak lebih besar dari mereka. So? Untuk apa aku harus bersusah payah memperbaiki diriku? Untuk apa juga aku harus merasakan depresi (yang kesekian kalinya) demi sesuatu yang tidak ada apa-apanya dan tidak sebanding? Aku cuma ingin menjadi diriku sendiri dengan segala kelebihan dan kekurangan yang aku miliki--itu saja!

Sempurna

Tak akan habis sebuah menit dan detik ketika seseorang membicarakan tentang sebuah kesempurnaan yang tiada pernah didapatkan satu alat ukur yang pasti. Manusia--meski dengan kelebihan apapun yang mungkin dimiliki--takkan pernah bisa melakukannya dengan benar-benar akurat. Karena memang sebuah kesempurnaan itu sendiri yang sifatnya universal. 

Begitu banyak versi yang mengatakan tentang sebuah kesempurnaan, yang selalu berbeda-beda jika kita menanyakannya kepada beberapa orang. Apa sih yang menyebabkan seseorang dikatakan sempurna? Jika cantik atau ganteng? Jika pandai? Jika mampu meraih gelar tertinggi hanya dalam hitungan menit? Jika, jika, dan jika. Dan, selalu 'jika' tanpa pernah ada yang 'pasti'.

Kategori sempurna yang diinginkan manusia selalu akan berbeda, karena manusia itu sendiri adalah makhluk yang majemuk--bervariasi dan memiliki perbedaan tertentu. Mungkin kesempurnaan pada akhirnya akan berusaha disejajarkan dengan keberuntungan atau 'faktor X' yang membuat seseorang itu menjadi sempurna dan diselimuti oleh ribuan malaikat pembawa keberuntungan.

Tidak.
Kesempurnaan akan sangat berbeda dengan keberuntungan--jika tahu perbedaannya dimana. Kesempurnaan yang sedikitnya dimiliki oleh manusia biasanya sifatnya tetap atau permanen yang diberikan oleh Tuhan sejak manusia itu lahir. Sedangkan keberuntungan adalah salah satu faktor X yang sifatnya tidak tetap. Manusia akan mendapatkan keberuntungannya jika telah tiba saatnya. Dan, mungkin saja keberuntungan itu tidak akan selalu mendatangi manusia yang sama berkali-kali berturut-turut. Lebih mirip sebuah kesempatan, namun juga tidak bisa dikatakan kesempurnaan adalah sama dengan kesempatan yang langka. Never! Mereka sama sekali berbeda. Sebuah perbedaan yang saling melengkapi satu sama lain.

Kesempurnaan yang mutlak adalah hanya milik Tuhan semesta alam. Dan, tak ada satu pun manusia yang benar-benar sempurna menyerupai Tuhan. Itu salah besar! Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang dilengkapi dengan berbagai kesempurnaan dibandingkan dengan makhluk hidup yang lain a.k.a tumbuh-tumbuhan dan hewan. Karenanya, manusia tidak pantas menyombongkan dirinya sendiri. Apa yang mau disombongkan? Hidup saja manusia hanya meminjam Bumi sebagai tempat mereka berpijak, dan udara yang mereka pinjam dari Tuhan sebagai zat gas yang mereka butuhkan untuk hidup. Jadi, apa yang patut disombongkan dari sebuah kesempurnaan maya? Nothing

Garden's Party

Kolam buatan yang letaknya di
halaman depan Hotel. Satu-satunya
akses menuju area hidangan.  
Rasanya sudah lama sekali aku tidak melakukan Garden's Party (Pesta Kebun), dan mungkin bahkan tidak pernah sama sekali. Aku tidak seberapa mengingat kapan terakhir kali aku berada dalam sebuah acara pesta kebun. Tapi, yang jelas, bagaimana pun meriahnya pesta yang diadakan jika dilakukan secara outdoor, hasilnya akan selalu lebih baik. 

Semalam pun aku memenuhi undangan pesta kebun yang diadakan oleh kantorku. Acara yang dilakukan setelah adzan Maghrib dengan tema 'Berbuka Bersama' itu bertempat di sebuah Hotel Berbintang Lima Hyatt Bumi Surabaya

Dari luar, Hyatt Hotel ini terkesan klasik dan mewah. Tampak bahwa hotel ini mencoba untuk memperlihatkan 'jati diri'-nya bahwa ia sungguh cocok dijadikan lokasi pengadaan pesta-pesta kecil hingga (mungkin) pelaksanaan pre-wedding bagi pasangan yang akan melangsungkan pernikahan.
Together with them

Benar saja, ketika memasuki halaman depan yang akan menuju ke area hidangan--dengan mengusung tema 'Kebun' ini--para pengunjung disambut dengan beraneka ragam kolam-kolam buatan yang sungguh indah di kanan kiri jalan yang merupakan satu-satunya akses menuju ke area hidangan. Bukan hanya mewah, bagiku (yang jarang memasuki area perhotelan), pemandangan yang menyejukkan mata seperti ini sangat mengesankan sekali. Ya mungkin memang Hotel ini sendiri memang berslogan 'City Resort' sih. Sehingga, tidak mengherankan apabila keseluruhan yang tersaji disana, baik interior maupun pengelolaan yang ada, dibuat senyaman mungkin. Jika diperhatikan, seluruh ruangan di dalam area Hotel ini didesain layaknya rumah pribadi dengan latar belakang taman dan pepohonan, seolah Hotel ini semakin menunjukkan bahwa inilah satu-satunya tempat yang paling pas untuk dijadikan tempat beristirahat yang nyaman. 
Suasana temaram yang menyejukkan

Aku sendiri pun merasakannya walaupun tidak menginap disana. Namun, aku bisa menebak dengan hanya melihat apa yang nampak dari luar dan sebagian besar bagian-bagiannya. Sungguh pesta yang mengesankan dan nuansa teamaram yang indah yang pernah aku datangi. Bagi sebagian besar orang mungkin itu seperti pesta-pesta pada umumnya, tapi tidak bagiku. Tak ada yang bisa mengambil senyumku ketika aku berada dalam kebersamaan itu. Sesuatu yang bukan hanya karena pesona hidangan yang tersaji, tetapi lebih kepada kebersamaan itu sendiri. Kebersamaan yang mungkin tidak pernah kudapatkan di manapun, dimana aku bisa tersenyum dan tertawa lepas, seperti tak ada beban yang menggelantung di bahuku, meski aku tahu tak seorang pun di dunia ini yang terbebas dari masalah--kecuali jika seseorang itu mati. 
Together in 'Ship'

Momentum seperti yang tergambar dalam foto-foto ini mungkin takkan terjadi di setiap harinya. Kami semua selalu disibukkan dengan pekerjaan dan tenggelam dalam kesibukan masing-masing. Bahkan, seolah-olah antara satu orang dengan orang lainnya tidak saling mengenal (kesannya seperti itu). Sehingga, ketika ada momentum langka seperti ini, semua orang tampak seperti 'gila' berfoto. Aku seakan ingin tertawa, tapi yah memang seperti itulah yang terjadi. Satu kebersamaan dalam satu 'kapal', yang takkan mungkin bisa dibeli dengan uang. 

Jalan Pikiran Pria dan Wanita

Apa sebenarnya yang menjadikan pria dan wanita itu berbeda? Toh, mereka sama-sama manusia makhluk ciptaan Tuhan, kan? Dari segi fisik mungkin adalah aspek yang paling menonjol, karena memang fisik pria lebih kuat dibandingkan wanita, itu jelas. 

Tapi, sebenarnya ada banyak hal yang membuat perbedaan itu semakin nyata terlihat. Saat pria dan wanita terlibat sebuah hubungan spesial, maka perbedaan itu mulai terlihat sedikit demi sedikit dan semakin menonjol saat ada perselisihan diantara keduanya. Dan, jika sudah demikian, apa yang kemudian dikeluhkan di wanita? 
"Cowok itu rumit! Kenapa sih mereka nggak bisa ngertiin kita dikit aja?!"
Mungkin bukan hanya itu saja yang dikeluhkan si wanita. Berbagai macam pertanyaan perihal perilaku pria yang terlihat 'aneh' sudah pasti berkecamuk di benak mereka, yang rata-rata menghujat bahwa sikap pria begitu menjengkelkan dan terkesan acuh. Padahal, memang itulah sifat dasar pria--acuh, namun sebenarnya mereka peduli. Seperti itulah sikap kepedulian yang bisa mereka tunjukkan pada pasangannya.

Susahnya menjadi seorang wanita yang memiliki pasangan dengan tipe pria seperti ini menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi mereka. Bagaimana si wanita ini harus mempelajari tiap seluk-beluk sifat pasangannya luar dan dalam, agar dapat memahami apa arti 'diam' si pria yang sesungguhnya. Apakah pasangannya itu sedang marah, sakit, galau tingkat tinggi, ataukah ia sedang dirundung masalah, atau bahkan mungkin hanya sedang tidak mood berbicara--bisa jadi seperti itu. Dari sinilah, apa yang dinamakan kesabaran dan pengertian si wanita ini diuji.

Secara keseluruhan, menurutku, jalan pikiran pria itu sederhana namun membingungkan dan penuh misteri. Tak ada yang benar-benar memahami mereka--walau orang terkasih sekali pun--kecuali diri mereka sendiri. Orang lain hanya bisa menebak, meraba, dan menerawang apa yang mereka inginkan melalui gerak-gerik, bahasa tubuh, dan perilaku mereka. Pun, mempelajari hal semacam ini tidak membutuhkan waktu lama atau sekolah kepribadian atau yang semacamnya (nggak usah lebay istilahnya, haha), hanya membutuhkan pemahaman secara emosional, fisik, dan psikologis. Yakin bahwa pria juga manusia biasa yang memiliki rasa jenuh. Maka, jika mereka mulai menunjukkan gejala-gejala yang 'tidak biasa', biarkan saja dulu sementara waktu sampai mereka bisa menguasai dirinya sendiri, barulah kita ajak mereka bicara. Pendekatan yang sempurna akan bisa memancing mereka untuk bercerita tentang apa yang mereka pikirkan.

Pria bukanlah makhluk yang aneh dan tidak bisa diajak bicara. Karakteristik mereka sungguh sederhana dan tidak berbelit-belit. Contoh kecil saja, memotong rambut di salon. Apa yang dilakukan pria dan apa yang dilakukan wanita ketika mereka akan memotong rambutnya di salon?

Pria : "Mbak, potong rambut model biasa."

Wanita : "Mbak, potong rambut yaa. Modelnya kayak rambutnya Taylor Swift gitu bisa nggak? Tapi, poninya jangan nutupin mata ya Mbak, poni caping juga. Truz lagi, jangan pendek-pendek, Mbak, bikin nggak pe-de."

See?

Satu contoh kecil yang terkadang kita melupakannya, bahwa memang tidak bisa disamakan sebuah jalan pikiran pria dan wanita. Namun, tanpa disadari, perbedaan-perbedaan semacam itulah yang akhirnya bisa saling melengkapi. Dua insan yang menjalin kasih, tujuannya adalah menikah. Maka, dengan menikah itulah yang nantinya akan menyatukan segala perbedaan yang ada.  

VIVA.co.id

Followers

Blog Visitors

Flag Counter